sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Danantara Bidik Nilai Ekonomi Pengembangan Data Center hingga Rp30 Triliun

Economics editor Rohman Wibowo
19/10/2026 19:23 WIB
Danantara ingin menggeser model bisnis dari sekadar menyewakan lahan menjadi penguasaan rantai nilai teknologi.
Danantara Bidik Nilai Ekonomi Pengembangan Data Center hingga Rp30 Triliun (Foto: iNews Media Group)
Danantara Bidik Nilai Ekonomi Pengembangan Data Center hingga Rp30 Triliun (Foto: iNews Media Group)

Strategi tersebut akan menjadi salah satu fokus dalam Danantara Technology, Innovation, and Investment Forum (DTIIF) yang dijadwalkan berlangsung pada 26-28 Oktober 2026 di Jakarta. Forum ini diharapkan menjadi ajang realisasi kesepakatan investasi dan kemitraan teknologi internasional.

Danantara menyebut DTIIF akan dihadiri sedikitnya 1.500 peserta, termasuk 170 inovator global, lebih dari 100 pimpinan korporasi teknologi dunia, 60-70 pusat riset dan inovasi, serta lebih dari 50 perguruan tinggi. 

Sejumlah perusahaan teknologi global dari Silicon Valley hingga SpaceX dikabarkan turut ambil bagian, bersama peraih Nobel Ekonomi Peter Howitt.

Sigit menjelaskan, kebutuhan industri pusat data kini bergeser dari fasilitas komputasi skala besar konvensional (hyperscale) menuju infrastruktur yang mampu menopang beban kerja AI. Perubahan ini membuat penguasaan teknologi semikonduktor, cip, dan pengendali menjadi semakin penting.

Untuk mendukung pengembangan tersebut, Danantara telah menandatangani kerja sama dengan perusahaan teknologi asal Inggris, Arm. Kemitraan itu ditujukan untuk mendukung pengembangan enam sektor industri prioritas.

Halaman : 1 2 3 4
Advertisement
Advertisement