"Kemitraan strategis ini mencerminkan komitmen Danantara dalam membangun kolaborasi dengan mitra global yang sejalan dengan mandat investasi kami," ujar Pandu dalam keterangan resmi dikutip Senin (10/8/2026).
Dia menambahkan, investasi tersebut memberikan Danantara akses terhadap ekosistem bisnis yang telah mapan di pasar internasional, sekaligus memanfaatkan pengalaman dan jaringan distribusi JBS untuk mendukung pengembangan sektor protein di Indonesia.
"Selain mendapatkan akses terhadap ekosistem bisnis yang telah mapan di pasar internasional yang maju, kemitraan ini diharapkan dapat memanfaatkan pengalaman sekaligus jalur distribusi dari perusahaan protein global terkemuka yang dapat berkontribusi terhadap pengembangan jangka panjang sektor protein Indonesia," katanya.
Sementara itu, Global Chief Executive Officer JBS, Gilberto Tomazoni mengatakan, kemitraan dengan Danantara menjadi bagian dari strategi pertumbuhan jangka panjang JBS di Asia Tenggara. Dia menilai bisnis JBS di Australia dan Selandia Baru memiliki operasional dan standar kelas dunia serta potensi pertumbuhan yang signifikan.
"Asia Tenggara merupakan bagian penting dari strategi pertumbuhan jangka panjang kami. Bersama Danantara, kami berada pada posisi yang tepat untuk memperluas kehadiran kami di Indonesia dan Asia Tenggara, memperkuat rantai pasok protein regional, memperluas akses pasar, serta mempercepat pengembangan sektor protein Indonesia," kata Gilberto.