sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Danantara Ingin Perampingan Jumlah BUMN Selesai pada 2026, Pastikan Tak Ada PHK

Economics editor Iqbal Dwi Purnama
13/02/2026 21:00 WIB
Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara menargetkan proses perampingan atau pemangkasan jumlah BUMN bisa selesai dilakukan pada tahun ini.
BPI Danantara menargetkan proses perampingan atau pemangkasan jumlah BUMN bisa selesai dilakukan pada tahun ini. (Foto: Dok. Setneg)
BPI Danantara menargetkan proses perampingan atau pemangkasan jumlah BUMN bisa selesai dilakukan pada tahun ini. (Foto: Dok. Setneg)

"(Kapitalisasi) tambah tinggi karena kan menjadi efisien, labanya meningkat, tentu kapitalisasinya menjadi lebih baik," kata Dony. 

Dony juga memastikan aksi konsolidasi maupun likuidasi BUMN tak akan berdampak terhadap para pekerja. Sebab para pekerja yang terdampak perampingan BUMN akan dipekerjakan oleh perusahaan hasil merger.

"Karyawannya tentu akan di-absorb (diserap) di perusahaan-perusahaan hasil konsolidasi. Ini yang akan kita lakukan. Jadi tidak usah khawatir," katanya.

Sejumlah BUMN yang bergerak di sektor yang sama menjadi prioritas merger seperti asuransi. Kepala BP BUMN itu mengatakan, negara memiliki banyak BUMN di sektor asuransi, termasuk reasuransi.

"Ini sedang kita tinjau, apakah likuidasi atau kita merger? Masih mampu atau tidak? Tapi kita ke depannya hanya punya satu perusahaan cukup, tapi kuat daripada kita punya banyak tapi kecil-kecil," kata Dony.

(Rahmat Fiansyah)

Halaman : 1 2 Lihat Semua
Advertisement
Advertisement