IDXChannel - Minat pembiayaan untuk program Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) yang dikembangkan Danantara Indonesia mencapai lebih dari tiga kali estimasi kebutuhan pendanaan.
Hal ini tercermin dari bergabungnya 34 institusi keuangan dalam panel calon pemberi pinjaman (lenders panel) untuk mendukung pendanaan proyek tersebut.
Managing Director Investment PT Danantara Investment Management (DIM) Stefanus Ade Hadiwidjaja mengatakan, minat pembiayaan indikatif yang melampaui tiga kali estimasi kebutuhan utang menunjukkan besarnya potensi dukungan lembaga keuangan terhadap program PSEL.
“Melalui panel ini, kami dapat memetakan kapasitas dan minat calon pemberi pinjaman untuk menjajaki struktur pendanaan yang sesuai dengan kebutuhan masing-masing proyek,” kata Stefanus dalam keterangan resmi, Sabtu (17/10/2026).
Adapun pembentukan panel bertujuan memetakan minat dan kapasitas pembiayaan setiap institusi, baik untuk keseluruhan portofolio maupun proyek individual. Hasil pemetaan akan menjadi dasar penjajakan struktur pendanaan, termasuk jenis dan tenor pinjaman, fasilitas nontunai, serta alternatif pembiayaan lainnya.
Anggota panel berasal dari berbagai institusi, mulai dari bank pembangunan multilateral, lembaga pembiayaan pembangunan bilateral, lembaga pembiayaan infrastruktur, pengelola dana iklim, hingga lembaga pembiayaan proyek internasional.