AALI
9925
ABBA
410
ABDA
6500
ABMM
1575
ACES
1270
ACST
240
ACST-R
0
ADES
3050
ADHI
1085
ADMF
7800
ADMG
195
ADRO
1910
AGAR
336
AGII
1435
AGRO
2250
AGRO-R
0
AGRS
190
AHAP
71
AIMS
450
AIMS-W
0
AISA
204
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1010
AKRA
4280
AKSI
404
ALDO
915
ALKA
236
ALMI
250
ALTO
276
Market Watch
Last updated : 2021/12/08 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
506.96
-0.11%
-0.54
IHSG
6618.65
0.24%
+16.08
LQ45
949.34
-0.09%
-0.82
HSI
24053.21
0.29%
+69.55
N225
28774.05
1.12%
+318.45
NYSE
16853.57
1.58%
+261.60
Kurs
HKD/IDR 1,846
USD/IDR 14,405
Emas
828,991 / gram

Dapat Investasi USD40 Juta dari MNC Vision (IPTV), Bos Migo Optimis Kembangkan Jaringan Nasional

ECONOMICS
Anggie Ariesta
Kamis, 09 September 2021 13:27 WIB
PT MNC Vision Networks Tbk (IPTV) atau telah menandatangani kesepakatan dengan PT Teknologi Migo Indonesia (Migo Indonesia) menginvestasikan USD40 juta.
PT MNC Vision Networks Tbk (IPTV) atau telah menandatangani kesepakatan dengan PT Teknologi Migo Indonesia menginvestasikan USD40 juta. (Foto: Anggie)
PT MNC Vision Networks Tbk (IPTV) atau telah menandatangani kesepakatan dengan PT Teknologi Migo Indonesia menginvestasikan USD40 juta. (Foto: Anggie)

IDXChannel - PT MNC Vision Networks Tbk (IPTV) atau telah menandatangani kesepakatan dengan PT Teknologi Migo Indonesia (Migo Indonesia) menginvestasikan USD40 juta untuk saham minoritas dan mempercepat perluasan jangkauan Migo untuk mencapai 100 juta masyarakat Indonesia di seluruh Pulau Jawa pada akhir tahun 2022.

Seperti yang disebutkan oleh Executive Chairman MNC Group Hary Tanoesoedibjo, Migo adalah platform yang menarik dengan melakukan distribusi offline untuk produk digital yang menawarkan layanan yang lebih murah, lebih cepat, dan lebih jelas.

Pendiri Migo Barrett Comiskey mengatakan, pada dasarnya semua orang Indonesia punya uang Rp 1.000 dikantongnya, dan Migo punya komitmen menghadirkan konten dengan harga yang murah. Migo secara unik dan eksklusif berinovasi bagi 3 miliar konsumen di pasar negara berkembang. Sebagai negara terbesar di Asia Tenggara, Indonesia merupakan rumah bagi lebih dari 200 juta masyarakat yang under-innovated.

"Para individu dan keluarga tersebut pada dasarnya ingin berpartisipasi penuh dalam abad digital kita, dan Migo dapat mewujudkan hal tersebut. Bekerjasama dengan Hary Tanoesoedibjo, Ade Tjendra, beserta tim manajemen MNC, yang memberikan sumber daya dan pengalaman dalam negeri yang sangat besar untuk mempercepat skala Migo dan memperbesar dampak dari Migo bagi masyarakat," katanya dalam Signing Ceremony 'MIGO Accelerate Nationwide Rollout Plans With MVN Investment', Kamis (9/9/2021).

Menurut Barret, MVN adalah mitra yang luar biasa dengan sekaligus mengembangkan jaringan Migo secara nasional dalam rangka mewujudukan misi untuk mengubah kehidupan digital masyarakat Indonesia setiap harinya.

Saat ini, Migo mendistribusikan konten dari berbagai rumah produksi lokal & internasional dan layanan OTT. Mencakup berbagai rumah produksi dan pembuat konten lokal, seperti MNC Group, MD Pictures, SBS, dan JTBC, serta sejumlah OTT, termasuk GoPlay, layanan streaming video GoJek; Genflix, salah satu OTT pertama yang diluncurkan di Indonesia; dan Sushiroll, yang menghadirkan konten Anime terbaik.

Kerja sama strategis ini akan menjadi katalis bagi pertumbuhan anak perusahaan IPTV, terutama dalam menambah jaringan baru untuk mendistribusikan kontennya. Dengan memanfaatkan jaringan Migo, konten IPTV kini dapat dinikmati oleh jutaan pengguna yang saat ini memiliki kesulitan dengan konektivitas dan biaya internet/data.

Migo akan membawa skala televisi FTA tradisional ke dunia OTT berlangganan, yang akan tumbuh mencapai lebih dari 100.000 Warung Migo dari Sabang hingga Merauke. 

Migo Indonesia adalah sebuah perusahaan teknologi global disruptif yang didukung oleh Temasek, yang secara masif memperluas distribusi konten untuk cakupan pasar yang luas di negara berkembang.

Migo didirikan oleh Barrett Comiskey, yang dikenal sebagai salah satu "fathers of electronic ink”. Sebagai sarjana lulusan MIT, Barrett mengembangkan teknologi di balik Amazon Kindle e-reader yang telah mengeluarkan miliaran e-book dan berperan penting dalam revolusi industri percetakan. (TIA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD