AALI
8250
ABBA
580
ABDA
0
ABMM
1285
ACES
1325
ACST
248
ACST-R
0
ADES
2470
ADHI
700
ADMF
7600
ADMG
232
ADRO
1325
AGAR
386
AGII
1805
AGRO
2660
AGRO-R
0
AGRS
234
AHAP
58
AIMS
424
AIMS-W
0
AISA
214
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
645
AKRA
3590
AKSI
410
ALDO
655
ALKA
224
ALMI
238
ALTO
336
Market Watch
Last updated : 2021/07/29 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
443.87
0.07%
+0.33
IHSG
6120.73
0.53%
+32.20
LQ45
832.75
0.25%
+2.05
HSI
26315.32
3.3%
+841.44
N225
27782.42
0.73%
+200.76
NYSE
16573.56
0.32%
+52.60
Kurs
HKD/IDR 1,860
USD/IDR 14,480
Emas
846,128 / gram

Demi Mengurangi "Bakar Uang", DANA dan OVO Sepakat Merger

ECONOMICS
Shifa Nurhaliza
Kamis, 15 April 2021 12:44 WIB
Penggabungan OVO dan DANA ini, dilakukan demi menggerus dominasi GoPay dalam hal pembayaran digital.
Demi Mengurangi "Bakar Uang", DANA dan OVO Sepakat Merger (FOTO:MNC Media)


IDXChannel - Perusahaan ride-hailing Grab telah membeli saham konglomerat teknologi dan media Indonesia yakni PT Elang Mahkota Teknologi Tbk. (EMTK). Hal ini merupakan sebuah sinyal bahwa perusahaan pembayaran digital mereka yakni OVO dan DANA akan melakukan aksi merger.

Penggabungan OVO dan DANA ini, dilakukan demi menggerus dominasi GoPay dalam hal pembayaran digital. Kabar tersebut diungkap oleh seorang sumber terdekat yang tak ingin disebutkan identitasnya.

Menurut laporan Bloomberg, Minggu (14/6/2020), merger ini juga dilakukan demi mengurangi strategi "bakar uang" dan menjadi penyedia jasa digital payment yang paling unggul di Indonesia.

Dikutip dari The Straits Times, Kamis (15/4/2021), Grab yang didukung Softbank membeli saham sekitar 4 persen, senilai lebih dari USD366 juta Singapura atau setara dengan Rp4 triliun dalam penjualan private placement Emtek baru-baru ini, kata seseorang yang membantu transaksi tersebut kepada The Straits Times.

Pada 5 April, Emtek mengumumkan telah menyelesaikan private placement senilai Rp9,3 triliun dengan Naver Corporation yang merupakan mesin pencari web terbesar di Korea Selatan, dan sebuah perusahaan investasi bernama H Holdings Inc menjadi pembeli saham yang mewakili sekitar 8,4 persen dari modal perusahaan yang diperbesar.

"Grab dibeli melalui H Holdings," kata salah satu narasumber. Hasil dari private placement akan digunakan untuk mengembangkan bisnis serta membantu mendanai operasional sehari-hari, kata Emtek dalam pengajuan ke Bursa Efek Indonesia.

Pada September 2019, Reuters melaporkan, mengutip orang-orang yang mengetahui masalah ini, bahwa Grab sedang dalam pembicaraan untuk menggabungkan OVO, perusahaan pembayaran digital terbesar di Indonesia, yang dimilikinya, dengan perusahaan e-money DANA yang didukung oleh Emtek dan Ant Financial.

OVO dan saingan berat GoPay, dan pemain utama lainnya ShopeePay, dari perusahaan rintisan teknologi yang berbasis di Singapura, Sea Ltd, melakukan dorongan lebih lanjut untuk memanfaatkan industri pembayaran digital di negara terpadat keempat di dunia.

GoPay merupakan bagian dari Gojek yang pada Desember tahun lalu menghabiskan USD 160 juta (USD214 juta) untuk meningkatkan kepemilikannya di Bank Jago menjadi 22,16 persen.
(SANDY)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD