IDXChannel - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengaku, anggaran mitigasi bencana terbilang terbatas.
Untuk memenuhi kebutuhan alat pencegahan dalam negeri, BNPB pun harus menarik utang luar negeri.
Hal itu disampaikan Kepala BNPB, Letjen TNI Suharyanto dalam Rapat Kerja (Raker) bersama Komisi VIII DPR RI, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (3/2/2026).
"Menjadi tantangan dan kendala Kami adalah dari segi anggaran Kenapa demikian karena dalam 5 tahun terakhir anggaran pencegahan BNPB ini relatif sangat terbatas. Kami laporkan mitigasi bencana berkisar Rp17-19 miliar per tahun. Tentu saja Ini sangat kecil," kata Suharyanto.
Namun, Suharyanto menyatakan, pihaknya tak akan mengeluh dengan kondisi tersebut. "Karena APBN terbatas, kami pun berupaya untuk dapat disetujui mendapat alokasi pinjaman luar negeri (PLN)," tutur Suharyanto.