AALI
9725
ABBA
224
ABDA
0
ABMM
780
ACES
1480
ACST
280
ACST-R
0
ADES
1665
ADHI
1165
ADMF
8075
ADMG
167
ADRO
1185
AGAR
428
AGII
1095
AGRO
910
AGRO-R
0
AGRS
570
AHAP
71
AIMS
494
AIMS-W
0
AISA
274
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
585
AKRA
3240
AKSI
785
ALDO
870
ALKA
242
ALMI
236
ALTO
318
Market Watch
Last updated : 2021/05/07 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
468.07
-0.98%
-4.61
IHSG
5928.31
-0.7%
-41.93
LQ45
880.72
-0.93%
-8.22
HSI
28610.65
-0.09%
-26.81
N225
29357.82
0.09%
+26.45
NYSE
0.00
-100%
-16348.41
Kurs
HKD/IDR 1,838
USD/IDR 14,290
Emas
835,733 / gram

Dilaporkan Hilang Kontak, Ini Spesifikasi KRI Nanggala-402

ECONOMICS
Giri Hartomo/Okezone
Kamis, 22 April 2021 07:17 WIB
Kapal selam KRI Nanggala-402 tersebut diperkirakan hilang di perairan sekitar 60 mil atau sekitar 95 kilometer, dari utara Pulau Bali.
Dilaporkan Hilang Kontak, Ini Spesifikasi KRI Nanggala-402. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Armada kapal selam TNI AL dikabarkan hilang kontak di perairan Bali. Kapal selam KRI Nanggala-402 tersebut diperkirakan hilang di perairan sekitar 60 mil atau sekitar 95 kilometer, dari utara Pulau Bali.

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto membenarkan kabar mengenai hilang kontaknya kapal selam KRI Nanggala tersebut. TNI AL sedang melakukan penyelidikan atas hilangnya KRI Nanggala-402 dengan mengerahkan sejumlah kapak di lokasi tempat hilangnya kapal selam tersebut.

“Kapal baru izin menyelam, setelah diberi clearance, langsung hilang kontak,” ujarnya, Rabu (21/4/2021). 

Mengutip dari berbagai sumber, pada Rabu (21/4/2021), MNC Portal Indonesia merangkum spesifikasi dari kapal selam KRI Nanggala. KRI Nanggala merupakan kapal selam kedua dalam jenis kapal selam kelas Cakra dan dibawah kendali Satuan Kapal Selam Komando Armada RI Kawasan Timur.

KRI Nanggala dipesan oleh pemerintah Republik Indonesia pada tanggal 2 April 1977 dan didesain oleh Ingenieurkontor di kota Lübeck, dibuat oleh Howaldtswerke, Kiel, Jerman dan dijual oleh perusahaan Ferrostaal di Essen. Pembuatan kapal dimulai pada bulan Maret 1978 dan kapal selam diserahkan kepada pemerintah Indonesia pada tanggal 6 Juli 1981.

Salah satu kapal selam andalan milik Indonesia ini memiliki berat 1.395 ton, dimensi 59,5 meter x 6,3 meter x 5,5 meter. Kapal selam yang mengangkut 34 awak kapal ini ditenagai oleh mesin diesel elektrik, 4 diesel, 1 shaft menghasilkan 4,600 shp dan Sanggup mendorong kapal hingga kecepatan 21,5 knot. 

Sebagai bagian dari armada pemukul KRI Nanggala dipersenjatai 14 buah torpedo 21 inci/533 mm dalam 8 tabung. Kapal selam ini juga  mempunyai sonar dari jenis CSU-3-2 suite.

KRI Nanggala pernah terlibat dalam latihan gabungan TNI AL-US Navy, CARAT-8/02 yang diadakan pada 27 Mei-3 Juni 2002. CARAT (Coorperation Afloat Readiness and Training) adalah bantuan latihan militer Amerika terhadap militer negara sahabat di Asia Tenggara. Latihan CARAT ini berlangsung di perairan Laut Jawa, Selat Bali dan Situbondo.

Pada 2004, dalam Latihan Operasi Laut Gabungan (Latopslagab) XV/04 di Samudera Hindia, tanggal 8 April hingga 2 Mei 2004, KRI Naggala berhasil menenggelamkan eks KRI Rakata, sebuah kapal tunda samudera buatan 1942 dengan torpedo SUT. (TYO)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD