sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Ekspor CPO Semester I-2026 Melambat, BPS Soroti Dampak Penerapan B50 dan El Nino

Economics editor Anggie Ariesta
03/08/2026 14:56 WIB
BPS mencatat nilai ekspor minyak kelapa sawit mentah (crude palm oil/CPO) dan turunannya (HS 1511) melambat sepanjang semester I-2026.
Ekspor CPO Semester I-2026 Melambat, BPS Soroti Dampak Penerapan B50 dan El Nino. Foto: iNews Media Group.
Ekspor CPO Semester I-2026 Melambat, BPS Soroti Dampak Penerapan B50 dan El Nino. Foto: iNews Media Group.

"Namun untuk yang penerapan B50 yang akan dimulai pada bulan Juli 2026, ini cenderung ya, cenderung berpotensi akan mempengaruhi volume ekspor produk minyak kelapa sawit Indonesia, khususnya nanti pada semester 2 di tahun 2026," ujar Ateng.

Dia menambahkan bahwa dampak pasti dari B50 akan bergantung pada serangkaian variabel industri.

"Seberapa banyak pengaruhnya kita tunggu saja nanti pada rilis berikutnya. Hal ini tentunya perlu untuk dikaji ya lebih lanjut, antara lain ini melibatkan berbagai informasi seperti produksi dan persediaan minyak sawitnya. Kemudian juga bagaimana peningkatan untuk yang permintaan atau demand di dalam negerinya, serta juga harga minyak sawit di domestik dan juga di internasional," ujar Ateng.

Untuk memantau dampak penerapan B50 sekaligus ancaman fenomena iklim El Nino terhadap industri kelapa sawit nasional ke depan, BPS memetakan beberapa indikator utama yang perlu terus dicermati oleh para pelaku pasar dan pemangku kepentingan.

Indikator-indikator tersebut mencakup produksi Tandan Buah Segar (TBS) beserta tingkat produktivitasnya, total produksi minyak sawit, hingga penyerapan dalam negeri untuk program biodiesel.

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement