sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Jelang Akhir Masa Transisi, ESDM Perkuat Uji Teknis B50 dengan Industri Otomotif

Economics editor Nia Deviyana
16/09/2026 07:30 WIB
Penguatan koordinasi dengan industri otomotif menjadi bagian penting dalam proses implementasi B50.
Jelang Akhir Masa Transisi, ESDM Perkuat Uji Teknis B50 dengan Industri Otomotif. Foto: ESDM.
Jelang Akhir Masa Transisi, ESDM Perkuat Uji Teknis B50 dengan Industri Otomotif. Foto: ESDM.

IDXChannel - Program Biodiesel sebesar 50 persen (B50) telah diimplementasikan sejak 1 Juli 2026 dan telah menjangkau 6.050 SPBU. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) terus mengawal dan memperketat spesifikasi bahan bakar, menuntaskan transisi terminal, dan duduk bersama industri otomotif memastikan B50 bekerja baik pada mesin yang dipakai masyarakat sehari-hari hingga menjelang akhir masa transisi di 30 September. 

Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (EBTKE) Eniya Listiani Dewi menyampaikan penguatan koordinasi dengan industri otomotif menjadi bagian penting dalam proses implementasi B50.

"Nah yang pasti kita semua saling menginfokan untuk keluhan-keluhan di otomotif itu apa saja sih ayo kita diskusikan dan forum ini kami buka terus. Kami buka terus untuk kita saling berkomunikasi," ujar Eniya dalam Sosialisasi Aspek Teknis Implementasi B50 Sektor Otomotif di Tangerang Selatan, Selasa (15/9/2026).

Hingga pertengahan September, penyaluran B50 telah mencapai 6.050 dari total 6.412 SPBU atau sekitar 94 persen. Dari 104 terminal titik serah, sebanyak 76 terminal telah menyalurkan B50, sementara 28 terminal masih dalam tahap transisi dari B40 menuju B50.

"Dan sebentar lagi ya, tanggal 30 September itu merupakan deadline untuk kita melakukan relaksasi. Jadi persiapan semua sosialisasi, semua kegiatan mengenai implementasi B50 ini harus benar-benar kita siapkan menjelang nanti per 1 Oktober," kata Eniya.

Halaman : 1 2
Advertisement
Advertisement