sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Ekspor RI Tembus USD26,61 Miliar pada Agustus 2026, Ini Kata Mendag

Economics editor Rohman Wibowo
03/10/2026 23:03 WIB
Menteri Perdagangan Budi Santoso menyatakan laju ekspor nasional masih menunjukkan ketahanan yang solid di tengah ketidakpastian ekonomi global.
Ekspor RI Tembus USD26,61 Miliar pada Agustus 2026, Ini Kata Mendag. (Foto: Magnific)
Ekspor RI Tembus USD26,61 Miliar pada Agustus 2026, Ini Kata Mendag. (Foto: Magnific)

Secara kumulatif, neraca perdagangan sepanjang Januari sampai Agustus 2026

mencetak surplus sebesar USD7,25 miliar, di mana surplus nonmigas menyumbang angka signifikan hingga USD28,54 miliar. Sepanjang rentang waktu tersebut, AS, India, dan Filipina tercatat sebagai tiga negara mitra yang memberikan sumbangan surplus nonmigas terbesar bagi Indonesia.

Untuk mempertahankan tren surplus tersebut, Budi memandang pentingnya langkah perluasan akses pasar berbarengan dengan penguatan daya saing produk lokal. 

“Surplus perdagangan yang terus terjaga menjadi modal penting bagi perekonomian nasional. Kementerian Perdagangan akan terus mengoptimalkan berbagai perjanjian perdagangan untuk memperluas akses pasar dan mengurangi hambatan perdagangan, sehingga produk-produk Indonesia makin berpeluang untuk masuk dan bersaing di

pasar global,” imbuh Budi.

Sementara itu, Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kemendag, Fajarini Puntodewi, menambahkan bahwa torehan positif hingga Agustus 2026 ini harus dimanfaatkan sebagai pijakan untuk membenahi ekosistem ekspor dari hulu sampai ke hilir.

Kemendag juga kian gencar menggarap diversifikasi pasar tujuan ekspor ke kawasan nontradisional yang menjanjikan, seperti Asia Selatan, Timur Tengah, Afrika, dan Amerika Latin. Strategi penetrasi pasar ini ditopang oleh optimalisasi peran 46 perwakilan perdagangan (perwadag) RI yang tersebar di 33 negara. 

Halaman : 1 2 3 4
Advertisement
Advertisement