sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

ESDM Investigasi Dugaan WNA China Lakukan Penambangan Emas Ilegal di Sangihe

Economics editor Nia Deviyana
15/05/2026 18:34 WIB
Tambang emas ilegal tersebut ditaksir punya nilai Rp200 miliar.
ESDM Investigasi Dugaan WNA China Lakukan Penambangan Emas Ilegal di Sangihe. Foto: Freepik.
ESDM Investigasi Dugaan WNA China Lakukan Penambangan Emas Ilegal di Sangihe. Foto: Freepik.

Akan tetapi, memang terdapat penundaan dimulainya aktivitas tambang oleh Kementerian ESDM. Hal inilah yang menurut Filbert menjadi peluang bagi kegiatan penambangan ilegal untuk berkembang di daerah tersebut.

Filbert mengaku perusahaan telah berulang kali melaporkan kegiatan ilegal tersebut kepada berbagai pihak berwenang selama beberapa bulan, termasuk Kantor Kepresidenan, Kejaksaan Agung, Kementerian ESDM, KPK, dan kepolisian lokal maupun nasional. 

"Kami memperkirakan masih ada 20 hingga 30 hari sebelum emas siap diproses. Itu berarti pihak berwenang masih punya waktu untuk menghentikan kegiatan ini, tetapi saya ragu mereka akan melakukannya karena mereka belum pernah melakukannya sebelumnya," katanya. 

Dia menambahkan bahwa operasi penambangan ilegal di Sangihe sekarang dilakukan secara terbuka, melibatkan penggunaan lebih dari 20 unit alat berat. Menurutnya, kondisi seperti itu tidak mungkin terjadi tanpa sepengetahuan pihak berwenang.

(NIA DEVIYANA)

Halaman : 1 2 3 Lihat Semua
Advertisement
Advertisement