AALI
12225
ABBA
194
ABDA
6250
ABMM
2950
ACES
985
ACST
159
ACST-R
0
ADES
6200
ADHI
715
ADMF
8075
ADMG
181
ADRO
3160
AGAR
332
AGII
2050
AGRO
920
AGRO-R
0
AGRS
124
AHAP
63
AIMS
250
AIMS-W
0
AISA
152
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1160
AKRA
1015
AKSI
374
ALDO
945
ALKA
308
ALMI
280
ALTO
204
Market Watch
Last updated : 2022/05/27 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
539.29
0%
0.00
IHSG
6883.50
0%
0.00
LQ45
1009.51
0%
0.00
HSI
20697.36
2.89%
+581.16
N225
26781.68
1.44%
+378.84
NYSE
0.00
-100%
-15035.87
Kurs
HKD/IDR 1,866
USD/IDR 14,657
Emas
875,693 / gram

Euforia Euro 2020, Ketua DPD RI: Selalu Jaga Prokes Saat Nobar, Jangan Sampai Jadi Petaka

ECONOMICS
Felldy Utama
Sabtu, 12 Juni 2021 20:01 WIB
Perhelatan Euro 2020 yang kerap diwarnai nobar oleh masyarakat membuat Ketua DPD RI mengingatkan tentang pentingnyan jaga prokes dan tidak lengah.
MNC Media
MNC Media

IDXChannel - Perhelatan Piala Eropa atau Euro 2020 yang sudah mulai dan akan berlangsung selama satu bulan ke depan kerap jadi momen untuk menggelar nonton bareng (nobar). 

Ketua DPD RI AA LaNyalla Mattalitti mengakui Euro memiliki magnet tersendiri untuk menyita perhatian bagi mereka pencinta sepak bola. Namun, dia  mengingatkan untuk tetap memperhatikan protokol kesehatan (Prokes) Covid-19 bagi masyarakat yang ingin menggelar acara Nobar untuk bisa meyakiskan tim jagoannya berlaga.

"Biasanya, nobar selalu digelar, baik resmi maupun tidak. Dalam kondisi pandemi, nobar resmi mungkin bisa dihindari, tapi nobar tidak resmi di masyarakat bisa terjadi. Apalagi ini hiburan yang sangat luar biasa. Saya hanya mengimbau agar masyarakat yang ingin menggelar nobar tetap memperhatikan protokol kesehatan," kata LaNyalla dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (12/6/2021).

Mantan Ketua Umum PSSI itu menyatakan bahwa prokes ini sangat penting diterapkan. Terlebih, kata dia, di Indonesia sendiri masih dihadapkan situasi pandemi Covid-19 masih mengintai di masyarakat.

"Apalagi sejumlah daerah sedang terjadi kenaikan kasus penyebaran Covid-19, seperti di Jawa Barat dan Jawa Tengah. Oleh karena itu, jangan sampai hiburan yang kita dapat ini justru menjadi petaka dengan penularan Covid-19," ujar dia.

(IND)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD