Pandangan AllianzGI terhadap pasar domestik juga dipengaruhi oleh prospek ekonomi global, di mana dalam Laporan House View Q4 2026, AllianzGI melihat adanya momentum pertumbuhan global yang kembali menguat, dengan pertumbuhan ekonomi yang masih solid di tengah tekanan inflasi yang masih berada di atas target.
"Perekonomian AS diperkirakan kembali menguat, pertumbuhan Eropa melampaui ekspektasi, sementara Tiongkok berpotensi mengalami pemulihan pada triwulan IV 2026," ujar Fitri.
AllianzGI juga menilai bahwa saham value dapat menjadi alternatif untuk meningkatkan diversifikasi portofolio.
Selain ditopang valuasi relatif yang menarik dalam lingkungan suku bunga nominal dan riil yang lebih tinggi, karakter sektor dan faktornya dapat menjadi penyeimbang bagi portofolio yang memiliki eksposur besar terhadap AI, momentum, dan saham growth berdurasi panjang.
Di pasar pendapatan tetap, AllianzGI tetap memandang pendapatan kupon obligasi (carry) sebagai pendorong utama imbal hasil investasi kredit.