Sementara untuk minyak west texas intermediate (WTI) harganya naik 1 persen menjadi USD93,57 per barel.
"Ada kemungkinan penyesuaian (BBM nonsubdisi)," ujar Yuliot.
Namun, Yuliot memastikan harga BBM subsidi tidak mengalami kenaikan meski harga minyak dunia mengalami kenaikan. Sebagai gantinya, porsi APBN untuk menutup biaya kenaikan harga minyak membesar dari sebelumnya.
Dia menyebut, harga BBM subsidi setidaknya akan ditahan sampai tutup tahun 2026. Tujuannya untuk menjaga daya beli masyarakat berpenghasilan rendah dan menggeliatkan aktivitas ekonomi.
"Jadi kalau untuk pertalite, sudah disampaikan sama Pak Menteri, sampai dengan akhir tahun kita mempertahankan ini tidak ada kenaikan untuk pertalite, atau untuk BBM subsidi," katanya.
(Dhera Arizona)