AALI
8900
ABBA
232
ABDA
6025
ABMM
4650
ACES
625
ACST
210
ACST-R
0
ADES
7200
ADHI
800
ADMF
8525
ADMG
168
ADRO
4050
AGAR
302
AGII
2520
AGRO
640
AGRO-R
0
AGRS
102
AHAP
109
AIMS
250
AIMS-W
0
AISA
146
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1605
AKRA
1400
AKSI
324
ALDO
705
ALKA
294
ALMI
380
ALTO
177
Market Watch
Last updated : 2022/09/23 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
541.91
-0.84%
-4.57
IHSG
7178.58
-0.56%
-40.32
LQ45
1025.63
-0.68%
-7.01
HSI
17933.27
-1.18%
-214.68
N225
0.00
-100%
-27313.13
NYSE
0.00
-100%
-14236.60
Kurs
HKD/IDR 1,912
USD/IDR 15,030
Emas
805,406 / gram

Harga Tiket Pesawat Mahal, Warga Natuna: Kami Belum Merdeka

ECONOMICS
Alfie Al Rasyid
Senin, 15 Agustus 2022 16:11 WIB
Sebagai contoh harga tiket pesawat dari Natuna ke Batam atau sebaliknya bisa mencapai Rp2,5 juta hingga Rp3,1 juta.
Harga Tiket Pesawat Mahal dinilai menghambat ekonomi Natuna. Foto: MNC Media.
Harga Tiket Pesawat Mahal dinilai menghambat ekonomi Natuna. Foto: MNC Media.

IDXChannel - Warga Kabupaten Natuna mengeluhkan harga tiket pesawat komersial rute dari dan ke Natuna yang mahal. Sebagai contoh harga tiket pesawat dari Natuna ke Batam atau sebaliknya bisa mencapai Rp2,5 juta hingga Rp3,1 juta.

Salah seorang warga, Kiki Firdaus, mengatakan harga tiket pesawat tidak wajar dan terlalu memberatkan warga di Kabupaten Natuna. Dia menyebut Natuna belum merasakan kemerdekaan infrastruktur udara jika pemerintah pusat tidak bisa menangani permasalahan ini.

"Natuna belum merdeka. Kami belum merasakan sebuah kemerdekaan kalau tiket pesawatnya mahal," ujar Kiki Firdaus, Senin (15/08/2022).

"Sementara pesawat yang beroperasi dan melayani rute tersebut hanya pesawat jenis ATR milik Wings Air dan Boeing dari Nam Air," sambung Kiki.
 
Mahalnya harga tiket pesawat dianggap bisa berimbas pada perekonomian Kabupaten Natuna. Padahal, letak Natuna yang berada di tapal batas negara harus didukung dengan transportasi yang baik agar perekonomian ikut berkembang. Tidak seperti saat ini yang masih jauh di bawah pendapatan daerah lainnya di Kepulauan Riau. 

Dia mengungkapkan, efek dari mahalnya tiket pesawat ke Natuna adalah sampai saat ini tidak ada wisatawan domestik atau mancanegara yang berkunjung, kecuali perjalanan dinas dari pemerintahan.

"Untuk pemerintah aja dengan harga Rp2,5 juta ke Batam. Pulang-pergi bisa Rp5 juta dan mereka nombok Rp1 juta karena biaya perjalanan dinas hanya Rp4 juta," ungkapnya.

Kepala Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Kepulauan Riau, Lagat Parroha Patar Siadari, mengatakan Pemerintah Kabupaten Natuna akan melakukan komunikasi terkait mahalnya harga tiket pesawat dengan Pemerintah Pusat atau Kementerian Perhubungan. 

Halaman : 1 2
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD