sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Hilirisasi Mineral Cetak Investasi Rp206,5 Triliun pada Semester I-2026

Economics editor Iqbal Dwi Purnama
13/08/2026 16:14 WIB
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mencatat realisasi investasi hilirisasi mineral mencapai Rp206,5 triliun pada semester I-2026.
Hilirisasi Mineral Cetak Investasi Rp206,5 Triliun pada Semester I-2026. (Foto Istimewa)
Hilirisasi Mineral Cetak Investasi Rp206,5 Triliun pada Semester I-2026. (Foto Istimewa)

Dia menegaskan, arah hilirisasi mineral Indonesia tidak boleh berhenti pada aktivitas pengolahan dan pemurnian. Pemerintah mendorong agar industri terus bergerak menuju industri antara, manufaktur, teknologi, hingga industri turunan.

Tri mencontohkan komoditas nikel. Menurutnya, nilai ekonomi nikel akan meningkat signifikan ketika rantai pengolahannya diperluas dari bijih menjadi nikel sulfat, prekursor, katoda, hingga sel baterai.

Hal serupa berlaku untuk tembaga dan bauksit. Tembaga, misalnya, dapat dikembangkan dari bijih menjadi konsentrat, katoda, hingga produk kabel tembaga yang memiliki nilai tambah lebih tinggi.

"Ukuran keberhasilan kita bukan sekadar berapa banyak mineral yang kita tambang," ujar Tri.

Halaman : 1 2 3 4
Advertisement
Advertisement