sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Indonesia Surplus Beras 13 Persen, Buka Keran Ekspor ke Arab Saudi dan Papua Nugini

Economics editor Binti Mufarida
18/03/2026 16:01 WIB
Pemerintah membuka peluang ekspor beras setelah berhasil mencapai swasembada pada 2025. Itu karena ada kenaikan produksi sebesar 13 persen
Indonesia Surplus Beras 13 Persen, Buka Keran Ekspor ke Arab Saudi dan Papua Nugini. (Foto: Binti Mufarida/iNews Media Group)
Indonesia Surplus Beras 13 Persen, Buka Keran Ekspor ke Arab Saudi dan Papua Nugini. (Foto: Binti Mufarida/iNews Media Group)

Ekspor tersebut difokuskan untuk memenuhi kebutuhan pangan jamaah haji dan umrah asal Indonesia di Arab Saudi. Pemerintah juga melihat peluang untuk memperluas pasar dengan menyuplai kebutuhan beras bagi jamaah dari negara lain.

“Syukur-syukur kita bisa juga merebut pasar untuk kebutuhan haji umrah bukan hanya Indonesia tapi juga untuk jamaah lain di Arab Saudi,” ujarnya.

Selain Arab Saudi, pemerintah memproyeksikan ekspor beras ke Papua Nugini. Itu karena Papua Nugini dinilai memiliki kebutuhan beras cukup besar. Tidak hanya itu, permintaan juga datang dari Malaysia, yang saat ini masih dalam tahap penjajakan.

“Produksi kita insyaallah beras juga sangat melimpah dan kami sudah memproyeksikan akan kita ekspor ke beberapa negara-negara sekitar yang membutuhkan, ada Papua Nugini, kemudian kemarin ada permintaan juga dari Malaysia dan seterusnya, kita jajaki semua dan kita proyeksi ke arah ekspor,” ujarnya.

(Febrina Ratna Iskana)

Halaman : 1 2 Lihat Semua
Advertisement
Advertisement