Dia mengatakan, para pejabat menghadapi tantangan yang semakin kompleks di tengah perubahan ekonomi global yang berlangsung cepat. Menurutnya, Kementerian Keuangan harus mampu menjadi institusi yang tenang dalam menghadapi tekanan, tajam membaca risiko, serta berani mengambil keputusan strategis.
"Dalam kondisi seperti ini, saya ingin Kementerian Keuangan hadir sebagai institusi yang tenang dalam menghadapi tekanan, tajam dalam menghadapi membaca risiko, dan berani mengambil keputusan yang besar," kata dia.
Purbaya juga mengingatkan pentingnya menjaga Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) agar tetap dikelola secara hati-hati. Dia menekankan setiap rupiah uang negara harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, mendukung program prioritas Presiden, serta menjaga kepercayaan publik terhadap pemerintah.
"APBN harus kita jaga dengan sangat hati-hati. Setiap rupiah uang negara harus benar-benar memberi manfaat bagi rakyat, mendukung program prioritas presiden, dan menjaga kepercayaan publik kepada pemerintah. Kita tidak boleh bekerja hanya dengan logika administrasi," ujar Purbaya.