AALI
12225
ABBA
194
ABDA
6250
ABMM
2950
ACES
985
ACST
159
ACST-R
0
ADES
6200
ADHI
715
ADMF
8075
ADMG
181
ADRO
3160
AGAR
332
AGII
2050
AGRO
920
AGRO-R
0
AGRS
124
AHAP
63
AIMS
250
AIMS-W
0
AISA
152
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1160
AKRA
1015
AKSI
374
ALDO
945
ALKA
308
ALMI
280
ALTO
204
Market Watch
Last updated : 2022/05/27 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
539.29
0%
0.00
IHSG
6883.50
0%
0.00
LQ45
1009.51
0%
0.00
HSI
20697.36
2.89%
+581.16
N225
26781.68
1.44%
+378.84
NYSE
0.00
-100%
-15035.87
Kurs
HKD/IDR 1,866
USD/IDR 14,657
Emas
875,693 / gram

Ini Solusi Uni Eropa Agar Tetap Dapat Gas dari Rusia Tanpa Langgar Sanksi

ECONOMICS
Yulistyo Pratomo
Minggu, 15 Mei 2022 12:42 WIB
Uni Eropa masih mencari solusi agar tetap melakukan impor gas dari Rusia, namun tidak melanggar sanksi yang mereka jatuhkan.
Ini Solusi Uni Eropa Agar Tetap Dapat Gas dari Rusia Tanpa Langgar Sanksi. (Foto: MNC Media)
Ini Solusi Uni Eropa Agar Tetap Dapat Gas dari Rusia Tanpa Langgar Sanksi. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Uni Eropa masih mencari solusi agar tetap melakukan impor gas dari Rusia, namun tidak melanggar sanksi yang mereka jatuhkan di tengah tuntutan pembayaran dengan menggunakan Rubel dari pemerintahan Vladimir Putin.

Dikutip dari Reuters, Minggu (15/5/2022), dalam panduan baru tentang pembayaran gas, Komisi Eropa berencana untuk mengatakan di mana perusahaan harus membuat pernyataan yang jelas agar kewajiban mereka terpenuhi setelah mereka membayar dalam euro atau dolar, sesuai dengan kontrak yang ada, sebut sumber yang tidak disebutkan namanya.

Badan eksekutif UE mengatakan pedoman tersebut tidak mencegah perusahaan membuka rekening di Gazprombank, sehingga memungkinkan mereka untuk membeli gas sesuai dengan sanksi UE setelah invasi Rusia ke Ukraina.

Perusahaan-perusahaan Eropa telah berjuang selama berminggu-minggu untuk mencari tahu bagaimana mereka dapat memenuhi permintaan Moskow dan menjaga aliran gas penting tanpa melanggar sanksi terhadap bank sentral Rusia.

Putin mengatakan pada 31 Maret bahwa jika pembayaran tidak dilakukan dalam mata uang Rubel, maka seluruh ekspor gas akan dihentikan. Namun, Eropa sangat bergantung pada bahan bakar dari Rusia agar rumah warga tetap hangat dan industri tetap beroperasi.

Awalnya, UE telah menilai mekanisme pembayaran yang diminta oleh Putin dan menyerahkan kendali penuh kepada Moskow atas proses tersebut, jika tetap dilakukan maka akan melanggar kontrak dan tentunya sanksi blok yang dijatuhkan oleh blok NATO. (TYO)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD