AALI
10125
ABBA
232
ABDA
0
ABMM
780
ACES
1470
ACST
272
ACST-R
0
ADES
0
ADHI
1165
ADMF
0
ADMG
167
ADRO
1195
AGAR
410
AGII
1100
AGRO
900
AGRO-R
0
AGRS
595
AHAP
71
AIMS
480
AIMS-W
0
AISA
274
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
595
AKRA
3220
AKSI
0
ALDO
890
ALKA
238
ALMI
240
ALTO
344
Market Watch
Last updated : 2021/05/12 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
467.69
-0.91%
-4.29
IHSG
5921.08
-0.92%
-54.70
LQ45
879.63
-1%
-8.87
HSI
28013.81
0%
0.00
N225
28608.59
0%
0.00
NYSE
16355.62
0%
0.00
Kurs
HKD/IDR 1,826
USD/IDR 14,195
Emas
838,803 / gram

Ini Tiga Fase Kenaikan Harga Pangan saat Bulan Ramadhan

ECONOMICS
Ferdi Rantung/Sindonews
Selasa, 06 April 2021 07:32 WIB
Ada 3 fase kenaikan harga pangan. Fase pertama saat 3 hari menjelang bulan puasa.
Ini Tiga Fase Kenaikan Harga Pangan saat Bulan Ramadhan (FOTO:MNC Media)

IDXChannel -  Ketua Umum Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (Ikappi) Abdullah Mansuri mengatakan bahwa selama bulan Ramadhan harga pangan akan naik.

Dia memaparkan ada 3 fase kenaikan harga pangan. Fase pertama saat 3 hari menjelang bulan puasa. Dalam fase ini masyarakat berbondong - bondong membeli kebutuhan pangan, baik untuk jualan atau pun memenuhi kebutuhan.

"Orang berbondong - bodong untuk membeli pangan untuk jualan dan kebutuhan," ujarnya  kepada MNC portal Indonesia, Senin (5/4/2021)

Kemudian, fase kedua saat 5 hari menjelang Idul Fitri. Naik harga pada fase ini disebabkan oleh banyaknya pembelian dari masyarakat.

"Fase ini merupakan kenaikan tertinggi, karena masyarakat mempersiapkan stok hingga lebaran," katanya.

Ketiga, fase sesudah lebaran. Pada fase ini kebanyakan para penjual atau petani tidak menjual barang kebutuhan pangan sehingga terjadi kelangkaan. "Para petani atau pedagang biasanya libur setelah lebaran atau mudik," sebut dia

Menurutnya, ketiga fase ini yang harus diantisipasi  oleh pemerintah agar tidak terjadi kenaikan harga.
(SANDY)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD