Sebelumnya, Danantara melalui PT Danantara Investment Management (DIM) mengumumkan investasi sebesar USD250 juta atau setara Rp4,5 triliun, dengan asumsi kurs Rp18.000 per USD.
Chief Executive Officer Danantara Investment Management Pandu Sjahrir mengatakan investasi tersebut merupakan bagian dari strategi perusahaan untuk menanamkan modal di sektor strategis sekaligus memperluas portofolio investasi global.
“Investasi ini sejalan dengan mandat kami untuk berinvestasi di sektor strategis yang memberikan imbal hasil berkelanjutan dalam jangka panjang sekaligus mendukung kepentingan nasional Indonesia. Posisi strategis HighPeak di salah satu pasar hulu minyak dan gas bumi paling maju di dunia menjadikannya peluang investasi yang potensial seiring dengan upaya kami membangun platform investasi yang terdiversifikasi secara global,” kata Pandu.
Setelah transaksi rampung, HighPeak akan mengembangkan program pelatihan dan penugasan kerja (secondment) bagi tenaga kerja Indonesia.
Program ini ditujukan untuk mendukung pengembangan keterampilan dan kemampuan teknis tenaga kerja lokal.