AALI
10425
ABBA
424
ABDA
0
ABMM
1500
ACES
1405
ACST
282
ACST-R
0
ADES
2550
ADHI
1185
ADMF
7975
ADMG
228
ADRO
1860
AGAR
346
AGII
1515
AGRO
2010
AGRO-R
0
AGRS
204
AHAP
64
AIMS
406
AIMS-W
0
AISA
240
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
635
AKRA
4280
AKSI
430
ALDO
705
ALKA
234
ALMI
234
ALTO
308
Market Watch
Last updated : 2021/10/15 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
517.26
-0.05%
-0.28
IHSG
6633.34
0.11%
+7.22
LQ45
972.21
-0.05%
-0.45
HSI
25330.96
1.48%
+368.37
N225
29068.63
1.81%
+517.70
NYSE
16744.29
1.4%
+231.13
Kurs
HKD/IDR 1,817
USD/IDR 14,150
Emas
812,528 / gram

Jelang World Superbike dan MotoGP, MGPA Ungkap 97 Persen Trek Sudah Selesai

ECONOMICS
Advenia Elisabeth/MPI
Kamis, 14 Oktober 2021 12:28 WIB
Advisor Mandalika Grand Prix Association (MGPA), Dandossi Matram ungkap pembangun trek sudah 97 persen selesai menjelang ajang World Superbike.
Jelang World Superbike dan MotoGP, MGPA Ungkap 97 Persen Trek Sudah Selesai (Dok.MNC Media)

IDXChannel - Indonesia akan menjadi tuan rumah kejuaraan balap motor bergengsi di dunia, seperti World Superbike (WSBK) dan MotoGP. Berbagai persiapan pun tengah dilakukan guna memastikan pegelaran perlombaan balap motor tersebut. 

Advisor Mandalika Grand Prix Association (MGPA), Dandossi Matram menuturkan bahwa hingga saat ini pembangun trek sudah 97 persen selesai, mulai dari aspal, apex, curb, safety barrier. Namun, untuk pendukungnya masih dalam proses pengerjaan.

"Pembangunan untuk trek sirkuitnya sendiri sudah selesei bulan Juli-Agustus yang lalu. Tapi untuk pendukungnya, masih dalam tahap pengerjaan. Seperti, medical center, race control, dan juga pit building. Diharapkan ketika menjelang pelaksanaan, itu semua sudah siap," ujarnya dalam Market Review di IDX Channel, Kamis (14/10/2021).

Dandossi menambahkan, untuk trek sirkuit sedang pada tahap pengecatan. Pasalnya, pengerjaan ini butuh waktu karena menggunakan cat khusus yang berstandar Federasi Motor Internasional (FIM). Tak hanya itu, seperti tenaga kerja dan mesin cat pun juga khusus.

Lebih lanjut ia membeberkan, modular-modular pit building juga sudah mulai datang. Ia menargetkan sebelum event dimulai, kita semua sudah bisa melihat kemegahan dari gedung pit building.

"Untuk pit building sendiri akan dibangun langsung oleh Wika Modular bagian dari Wika Group di mana mereka adalah perusahaan yang siap mengerjakan proyek ini dan mereka juga sudah terbukti dapat mengerjakan proyek-proyek gedung dalam waktu cepat," jelasnya.

"Dapat saya sampaikan juga kalau medical center dan race control  juga sudah berdiri, tinggal ditambah dengan peralatan elektroniknya sedang on the way," sambung Dandossi.

Perlu diketahui, kata Dandossi, sirkuit Mandalika ini merupakan satu-satunya sirkuit alami. Artinya, sirkuit di Lombok ini konsepnya langsung dari jalanan terbuka. Lebih dari itu, lanjut dia, bagi pihak MotoGP sendiri sirkuit yang bernama lengkap Pertamina Mandalika International Street Circuit ini adalah sirkuit pertama yang menggunakan konsep alami jalan.

"Bagi MotoGP sendiri ini adalah yang pertama. Karena sirkuit di tempat lain menggunakan konsep sirkuit tertutup yang didedikasi untuk sirkuit. Berbeda dengan sirkuit di Mandalika, disana ada track linenya kemudian juga service roadnya dimana service roadnya ini nanti kalau eventnya sudah selesai bisa digunakan untuk aktivitas masyarakat sehari-hari," urainya.

"Hari ini kita lihat di Mandalikanya, area sirkuit masih kosong. Tapi sebetulnya dalam perencanaannya, 5 hingga 10 tahun ke depan, kita akan lihat banyak gedung-gedung akan berdiri di sekitar itu," tukasnya.

Sekedar informasi, perhelatan balap motor MotoGP akan berlangsung pada awal musim 2022, tepatnya di bulan Maret. Namun saat ini pihak MGPA masih menunggu keputusan pemerintah terkait izin menghadirkan penonton dalam gelaran MotoGP Mandalika. Pasalnya, saat ini kondisi pandemi di Indonesia belum sepenuhnya reda dan masih ada pembatasan di sejumlah lokasi, termasuk di Sirkuit Mandalika saat nanti menggelar balapan.


(IND) 

Rekomendasi Berita
Berita Terkait
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD