AALI
8900
ABBA
232
ABDA
6025
ABMM
4650
ACES
625
ACST
210
ACST-R
0
ADES
7200
ADHI
800
ADMF
8525
ADMG
168
ADRO
4050
AGAR
302
AGII
2520
AGRO
640
AGRO-R
0
AGRS
102
AHAP
109
AIMS
250
AIMS-W
0
AISA
146
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1605
AKRA
1400
AKSI
324
ALDO
705
ALKA
294
ALMI
380
ALTO
177
Market Watch
Last updated : 2022/09/23 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
541.91
-0.84%
-4.57
IHSG
7178.58
-0.56%
-40.32
LQ45
1025.63
-0.68%
-7.01
HSI
17933.27
-1.18%
-214.68
N225
0.00
-100%
-27313.13
NYSE
0.00
-100%
-14236.60
Kurs
HKD/IDR 1,912
USD/IDR 15,030
Emas
805,406 / gram

Jembatan Antilope Baru di Pondok Gede Resmi Dibuka, Ini Penampakannya

ECONOMICS
Jonathan Simanjuntak/MPI
Rabu, 10 Agustus 2022 21:34 WIB
Jembatan Antilope baru yang berada di kawasan Pondok Gede, Kota Bekasi resmi dibuka hari ini (10/8).
Jembatan Antilope Baru di Pondok Gede Resmi Dibuka, Ini Penampakannya (Dok.Ist-Jonathan)
Jembatan Antilope Baru di Pondok Gede Resmi Dibuka, Ini Penampakannya (Dok.Ist-Jonathan)

IDXChannel - Jembatan Antilope baru yang berada di kawasan Pondok Gede, Kota Bekasi resmi dibuka hari ini. Jembatan Antilope ini bakal menjadi akses pengganti jembatan yang sebelumnya sempat viral lantaran memiliki selisih tinggi yang sedikit dengan girder box milik KCIC.

Berdasarkan pantauan MNC Portal Indonesia di lokasi, jembatan tersebut berada persis di sebelah jembatan sebelumnya. Posisinya lebih rendah daripada jembatan sebelumnya sehingga tidak ada lagi selisih sedikit dengan girder box KCIC.

"Hari ini adalah open traffic terkait jembatan baru sebagai pengganti jembatan yang kemarin sempat viral karena ketinggiannya hanya 1,7 meter sehingga tidak bisa dilewati oleh kendaraan yang standar," tutur Plt. Wali Kota Bekasi Tri Adhianto, Rabu (10/8/2022).

Terkini, jembatan tersebut sudah bisa dilewati kendaraan-kendaraan yang lebih tinggi. Adapun jalanan tersebut juga dapat diakses dua arah baik dari arah Jatibening maupun dari arah Kalimalang.

"Saya kira semua (kendaraan) bisa karena ini kan tingginya 4,7 meter, kalo gasalah undang-undang itu 4,2 meter kalo untuk kendaraan normal sih masih cukup untuk dilewati dan kalo untuk tonase berat kendaraan saya pikir ini masih cukup kuat ya," tutur dia.

Jembatan ini diharapkannya dapat kembali membuat akses masyarakat lebih mudah. Sehingga, aksebilitas warga bahkan sampai dampak ekonomi juga semakin meningkat.

"Artinya pergerakan barang jasa dan orang akan menjadi lebih optimal lagi sehingga harapannya itu tadi, ya agar ekonomi bisa pulih dan tentunya kita bangkit lebih kuat lagi," tutupnya. 

Halaman : 1 2
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD