AALI
9700
ABBA
286
ABDA
7375
ABMM
1380
ACES
1340
ACST
190
ACST-R
0
ADES
3400
ADHI
825
ADMF
7550
ADMG
194
ADRO
2230
AGAR
344
AGII
1435
AGRO
1345
AGRO-R
0
AGRS
167
AHAP
69
AIMS
372
AIMS-W
0
AISA
179
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1140
AKRA
785
AKSI
845
ALDO
1485
ALKA
346
ALMI
278
ALTO
270
Market Watch
Last updated : 2022/01/19 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
502.22
-0.66%
-3.34
IHSG
6591.98
-0.33%
-22.08
LQ45
938.61
-0.66%
-6.20
HSI
24127.85
0.06%
+15.07
N225
27467.23
-2.8%
-790.02
NYSE
0.00
-100%
-17219.06
Kurs
HKD/IDR 1,842
USD/IDR 14,369
Emas
837,003 / gram

KAI Ungkap 16 Titik Rawan Gangguan Perjalanan Kereta di Sumut

ECONOMICS
Wahyudi Aulia Siregar
Rabu, 27 Oktober 2021 20:22 WIB
KAI menyebut ada 16 titik rawan yang dapat mengganggu perjalanan kereta api di wilayah Sumatera Utara.
KAI Ungkap 16 Titik Rawan Gangguan Perjalanan Kereta di Sumut (Dok.MNC Media)
KAI Ungkap 16 Titik Rawan Gangguan Perjalanan Kereta di Sumut (Dok.MNC Media)

IDXChannel - PT Kereta Api Indonesia (KAI) menyebut ada 16 titik rawan yang dapat mengganggu perjalanan kereta api di wilayah Sumatera Utara. Keberadaan titik rawan itu sehubungan dengan meningkatnya intensitas hujan di wilayah Sumatera Utara dalam beberapa waktu terakhir.

Vice President KAI Divisi Regional I-Sumatera Utara, Yuskal Setiawan, mengatakan untuk mengantisipasi gangguan akibat 16 titik rawan itu, pihaknya sudah melakukan berbagai langkah antisipasi. Di antaranya menyiagakan petugas khusus hingga menyediakan Alat Material Untuk Siaga (AMUS) di beberapa titik stasiun.

“Kami mensiagakan petugas selama 24 jam serta menyebar AMUS di berbagai titik agar perjalanan kereta api di Divre I SU tetap beroperasi dengan lancar tanpa ada hambatan di musim hujan ini,” kata Yuskal, Rabu (27/10/2021)

Potensi gangguan yang ada di 16 titik rawan itu di antaranya banjir, amblesan, hingga tanah longsor. Titik rawan tersebut terdiri dari 1 titik di wilayah Belawan, 1 titik di wilayah Araskabu, 2 titik di wilayah Tebing Tinggi, 3 titik di wilayah Siantar, 3 titik di wilayah Perlanaan, 1 titik di wilayah Sei Bejangkar, 1 titik di wilayah Kisaran dan 1 titik di wilayah Teluk Dalam dan 3 titik di wilayah Mambang Muda.

"Kami menyiagakan 83 orang petugas pemeriksa jalur sebagai antisipasi apabila terjadi cuaca buruk," tukasnya.

Sementara untuk antisipasi dari sisi material perbaikan jalur KA, Divre I SU telah menempatkan AMUS di 17 titik. AMUS tersebut berupa pasir, bantalan rel, peralatan ringan hingga alat berat seperti Multi Tie Temper (MTT) yang digunakan untuk merawat serta memelihara kondisi jalur rel agar tetap layak dilintasi oleh kereta api.

“Kami berkomitmen terus memberikan pelayanan terbaik bagi pelanggan setia KAI. Di musim hujan ini, kami bekerja ekstra untuk memastikan perjalanan kereta api di Divre I SU berjalan dengan selamat dan lancar,” tutupnya.

(IND) 

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD