Beberapa area potensial adalah green growth, blue growth, pemberdayaan UMKM, dan transformasi digital.
"Agar kami bisa kembali ke jalur pencapaian SDGs, penting bagi kami untuk tidak hanya memenuhi komitmen yang ada, namun juga menawarkan terobosan yang berarti dan menyampaikan tindakan transformatif untuk meningkatkan implementasi TPB/SDGs," tutur Suharso.
Untuk mempercepat pencapaian SDGs tersebut, Suharso menjelaskan, pemerintah juga melakukan berbagai intervensi melalui kebijakan, rencana, dan program pembangunan nasional serta menyelaraskan dengan prioritas pemerintah daerah.
Caranya dengan melakukan pelokalan SDGs hingga ke tingkat desa dan lintas sektor, serta penguatan kemitraan multipihak.
Indonesia juga memimpin keketuaan Meksiko, Indonesia, Korea Selatan, Turkey, and Australia (MIKTA) yang bertujuan untuk penguatan tata kelola pemerintahan global, termasuk pemajuan demokrasi, stabilitas dan pembangunan ekonomi serta sebagai consensus maker dan bridge builder antara negara-negara berkembang dan maju.