AALI
9725
ABBA
224
ABDA
0
ABMM
780
ACES
1480
ACST
280
ACST-R
0
ADES
1665
ADHI
1165
ADMF
8075
ADMG
167
ADRO
1185
AGAR
428
AGII
1095
AGRO
910
AGRO-R
0
AGRS
570
AHAP
71
AIMS
494
AIMS-W
0
AISA
274
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
585
AKRA
3240
AKSI
785
ALDO
870
ALKA
242
ALMI
236
ALTO
318
Market Watch
Last updated : 2021/05/07 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
468.07
-0.98%
-4.61
IHSG
5928.31
-0.7%
-41.93
LQ45
880.72
-0.93%
-8.22
HSI
28610.65
-0.09%
-26.81
N225
29357.82
0.09%
+26.45
NYSE
0.00
-100%
-16348.41
Kurs
HKD/IDR 1,838
USD/IDR 14,290
Emas
835,733 / gram

Kemendagri: DKI Jakarta Alokasikan Rp8,1 Triliun untuk Tangani Covid-19

ECONOMICS
Binti Mufarida/Sindonews
Rabu, 10 Maret 2021 15:15 WIB
Kementerian Dalam Negeri mencatat Pemerintah Provinsi DKI Jakarta merupakan daerah yang paling besar dalam penanganan corona virus disease 2019.
Kemendagri: DKI Jakarta Alokasikan Rp8,1 Triliun untuk Tangani Covid-19. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Kementerian Dalam Negeri mencatat Pemerintah Provinsi DKI Jakarta merupakan daerah yang paling besar dalam penanganan corona virus disease 2019, atau Covid-19. Dalam catatan itu, DKI mengeluarkan dana hingga Rp8,1 triliun.

“Kalau kita melihat dari APBD tahun 2021, karena kita akan menyaksikan bahwa DKI adalah provinsi yang mengalokasikan APBD tertinggi untuk penanganan Covid yaitu 8,1 triliun,” ungkap Suhajar dalam Rapat Koordinasi Nasional Penanggulangan Bencana Tahun 2021 secara virtual, Rabu (10/3/2021).

Kemudian, Provinsi lain yang juga mengalokasikan dana APBD tertinggi untuk penanganan Covid-19 di antaranya Banten, Riau, Jawa Barat, dan Jawa Timur. “Banten Rp6,6 triliun, Bali Rp1,5 triliun, provinsi Riau Rp1,4 triliun, Jawa Barat Rp1,3, Jawa Timur Rp1,3 triliun dan sejumlah provinsi lainnya,” kata Suhajar.

Selain itu, Suhajar mengatakan jika dilihat dari pengalokasian dari APBD Kabupaten Kota, maka Kota Surabaya menjadi kota yang mengalokasikan dana tertinggi untuk penanganan Covid-19.

“Kalau kita membedah APBD Kabupaten Kota Indonesia, kita melihat kota Surabaya mengalokasikan setengah triliun lebih kurang untuk penanganan Covid,” katanya.

Kemudian, ada beberapa kota lain seperti Kota Bandung, Bojonegoro, Kota Bekasi, Kabupaten Tangerang yang juga cukup tinggi dalam pengalokasian dana APBD-nya untuk penanganan Covid-19.

“Disusul oleh kota Bandung 353,5 miliar, Bojonegoro 263, Kota Bekasi 252, Kabupaten Tangerang 250 dan seterusnya,” kata Suhajar.

“Saya memetakannya sampai ke sekitar 20-an untuk melihat juga bagaimana peranan kabupaten-kabupaten di Jawa yang juga sudah mengalokasikan anggaran untuk penanganan pencegahan Covid-19 di APBDnya,” ungkap Suhajar. (TYO)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD