AALI
10025
ABBA
406
ABDA
0
ABMM
1535
ACES
1415
ACST
272
ACST-R
0
ADES
2570
ADHI
1155
ADMF
7950
ADMG
234
ADRO
1735
AGAR
350
AGII
1470
AGRO
2020
AGRO-R
0
AGRS
210
AHAP
65
AIMS
500
AIMS-W
0
AISA
232
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
795
AKRA
4660
AKSI
458
ALDO
720
ALKA
250
ALMI
238
ALTO
300
Market Watch
Last updated : 2021/10/22 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
516.22
0.19%
+0.98
IHSG
6643.74
0.16%
+10.77
LQ45
970.79
0.27%
+2.64
HSI
26126.93
0.42%
+109.40
N225
28804.85
0.34%
+96.27
NYSE
0.00
-100%
-17099.21
Kurs
HKD/IDR 1,814
USD/IDR 14,120
Emas
814,092 / gram

Kondisi Pariwisata Indonesia Memprihatinkan, Sandiaga Uno Gandeng Mahasiswa Pulihkan Keadaan

ECONOMICS
Winda Destiana
Jum'at, 09 Juli 2021 16:40 WIB
Indonesia masih dihantam pandemi Covid-19 hingga kini. Hal itu tak hanya memengaruhi ekonomi, namun sektor pariwisata pun terkena imbasnya. 
Salah satu objek wisata di Indonesia

IDXChannel - Indonesia masih dihantam pandemi Covid-19 hingga kini. Hal itu tak hanya memengaruhi ekonomi, namun sektor pariwisata pun terkena imbasnya. 

Hal ini seperti yang dikatakan Menteri Pariwisata Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno bahwa kondisi pariwisata Indonesia dalam keadaan yang sangat memprihatinkan. Dijelaskan lebih lanjut oleh dia, kunjungan wisatawan menukik tajam, devisa turun, tenaga kerja pariwisata yang diperkirakannya lebih dari 2 juta lebih kini terancam kehilangan pekerjaan.

Padahal lanjutnya, kondisi perekonomian pada awal tahun 2021 sudah mulai membaik. Sehingga sejumlah langkah pemulihan sektor parekraf diakui Sandiaga Uno belum terlihat. 

"Cukup memprihatinkan apalagi dengan adanya gelombang varian delta, sehingga belum terlihat perbaikan di sektor pariwisata," ungkap Sandiaga Uno dalam diskusi bersama kalangan muda dari Generasi Muda Pembangunan Indonesia (GMPI) secara virtual pada Jumat (9/7/2021). 

Walau begitu, dirinya mengungkapkan terdapat peningkatan pada ekonomi kreatif, antara lain aplikasi dan game online serta peningkatankuliner, kriya dan fesyen yang terus bertransformasi dalam ekosistem ekonomi digital.

Oleh karena itu, paradigma pembangunan pariwisata, katanya akan difokuskan kepada pariwisata yang berkualitas dan berkelanjutan dengan SDM yang terampil. 

"Kita butuh dukungan dari Generasi Muda Pembangunan Indonesia, dan kita juga ingin menghadirkan pariwisata yang memberikan kepuasan-pengalaman kepada wisatawan. Jadi bukan hanya dari segi kuantitas, tapi juga kepuasan dan ada diversifikasi produk dan jasa, juga adopsi teknologi digital," jelasnya.

Dirinya melihat langkah-langkah pemulihan pariwisata berada pada tiga pilar utama, yaitu adaptasi, kolaborasi dan inovasi.

Bersamaan dengan program yang tepat sasaran, tepat manfaat dan tepat waktu, pihaknya juga fokus pada sisi kesehatan, seperti sertifikasi CHSE untuk menghadirkan kepercayaan bagi wisatawan. Sertifikasi CHSE katanya menjadi keniscayaan di seluruh kegiatan, baik destinasi wisata maupun sentra ekonomi kreatif.

"Kita harus yakinkan, bahwa pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif harus beradaptasi dengan protokol kesehatan yang ketat dan disiplin," jelas Sandiaga Uno.

"Programnya kita namakan Indonesia Care dengan beberapa turunan, yaitu Bangga Buatan Indonesia, Bangga Berwisata di Indonesia atau #DiIndonesiaAja dan Beli Kreatif Lokal untuk mendorong konsumsi," paparnya.

Sementara langkah pemulihan ekonomi dijelaskannya akan berpusat kepada peningkatan SDM ekonomi kreatif, peningkatan akses pasar, infrastruktur dan juga akses permodalan untuk produk-produk ekonomi kreatif dan pelaku ekonomi kreatif

"Ada 20 juta pelaku ekonomi kreatif di seluruh Indonesia dan mayoritas adalah UMKM dan tentunya inovasi dan perluasan dari jasa ekonomi kreatif," ungkap Sandiaga Uno.

"Kami juga fokus pada peningkatan akses pembiayaan, ada beberapa subsektor yang kami fokuskan untuk mendapatkan bantuan insentif pemerintah, mulai dari kuliner sampai film animasi dan video," jelasnya.

Oleh karena itu, dirinya selalu mengingatkan nasionalisme era baru, yaitu gerakan nasional Bangga Buatan Indonesia. Bukan hanya pakai produk buatan Indonesia, tapi juga bantu menciptakan digital aset melalui produksi konten kreatif yang bisa didorong melalui market place. 

"Akhirnya kunci sukses di masa pandemi ini saya selalu bilang, 3G yaitu Gercep-gerak cepat, Geber-gerak bersama dan Gaspol-garap semua potensi untuk bisa bertahan. Covid-19 ini memaksa kita untuk meningkatkan keterampilan, upskilling dan reskilling untuk penciptaan lapangan kerja," jelas Sandiaga Uno.

"Mari anak-anak muda Pembangunan Indonesia kita menjadi agen perubahan, jangan menjadi kaum rebahan, tapi kita pastikan pandemi ini menjadi pemicu kita untuk membangun lebih baik lagi, untuk menghadirkan Indonesia Emas Sejahtera Adil dan Makmur yang bisa kita serahkan kepada generasi penerus," tegasnya. (NDA)

Rekomendasi Berita
Berita Terkait
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD