IDXChannel - Lonjakan harga bahan bakar fosil sejak perang pecah di Timur Tengah menekan pemasok poliester dan produsen pakaian di berbagai negara.
Dilansir dari Asia One pada Jumat (1/5/2026), perusahaan fast fashion seperti Zara dan H&M berpotensi menghadapi peningkatan biaya.
Filatex, salah satu produsen benang poliester terbesar di India, membayar hampir 30 persen lebih mahal untuk bahan baku yang berasal dari minyak bumi. Asam tereftalat murni dan monoetilena glikol dibutuhkan untuk membuat benang poliester.
"Pemasok asal China menaikkan harga dan pasokan dari Timur Tengah terganggu," kata Direktur Pelaksana Filatex Madhu Sudhan Bhageria kepada Reuters.
Tekanan ini dirasakan di seluruh rantai pasokan pakaian, yang sebagian besar berada di Asia.