AALI
9675
ABBA
224
ABDA
0
ABMM
2380
ACES
790
ACST
169
ACST-R
0
ADES
7525
ADHI
835
ADMF
8050
ADMG
173
ADRO
2980
AGAR
324
AGII
2040
AGRO
730
AGRO-R
0
AGRS
123
AHAP
56
AIMS
250
AIMS-W
0
AISA
152
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1540
AKRA
1055
AKSI
296
ALDO
840
ALKA
298
ALMI
292
ALTO
202
Market Watch
Last updated : 2022/06/28 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
537.01
-0.45%
-2.45
IHSG
6991.08
-0.36%
-24.98
LQ45
1006.36
-0.43%
-4.38
HSI
22124.19
-0.47%
-105.33
N225
26984.14
0.42%
+112.87
NYSE
14835.30
0.16%
+23.75
Kurs
HKD/IDR 1,889
USD/IDR 14,840
Emas
871,109 / gram

Lakukan Ini Untuk Atasi Kelangkaan Migor, Luhut: Pertama Sepanjang Sejarah Indonesia

ECONOMICS
Azfar Muhammad
Rabu, 25 Mei 2022 09:32 WIB
pemerintah juga akan mengaudit kantor pusat perusahaan sawit dan memastikan bahwa semuanya berkedudukan di Indonesia.
Lakukan Ini Untuk Atasi Kelangkaan Migor, Luhut: Pertama Sepanjang Sejarah Indonesia (foto: MNC Media)
Lakukan Ini Untuk Atasi Kelangkaan Migor, Luhut: Pertama Sepanjang Sejarah Indonesia (foto: MNC Media)

IDXChannel - Presiden Joko Widodo telah menugaskan Menteri Koordinator (Menko) Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, untuk ikut turun tangan mengatasi permasalahan minyak goreng di pasar domestik. Tak menunggu lama, Luhut pun bersiap untuk segera memeriksa dan mengaudit semua perusahaan yang berkaitan dengan komoditas sawit, guna mengatasi kelangkaan yang terjadi.

"Kami akan mulai (audit di Bulan) Juni. Nanti kami audit juga semua (perusahaan) kelapa sawit, yang sepanjang sejarah belum pernah kita lakukan. Luasnya berapa, suratnya, HGU(Hak Guna Usaha)nya, HPL(Hak Pengelolaan)nya. Semua kita audit supaya statusnya jelas," ujar Luhut, saat ditemui Wartawan di JCC, Rabu (25/5/2022). 

Ke depan, menurut Luhut, pemerintah juga akan mengaudit kantor pusat perusahaan sawit dan memastikan bahwa semuanya berkedudukan di Indonesia.

"Semua perusahaan sawit kita larang bermarkas di luar negeri, agar pajak nya bisa masuk ke kas negara," tutur Luhut.

Tak hanya itu, Luhut juga mengaku bakal memantau produksi dan distribusi minyak goreng. la memastikan pasokan minyak goreng telah berangsur dan berlangsung normal.

"Supply hari ini sudah cukup, lebih, dan sekarang harga sudah mulai turn. Kita pastikan distribusi jalan, penyaluran jalan, pengawasan jalan oleh Satgas Pangan," ujarnya.

Sebagai catatan, saat ini Indonesia mengalami kelangkaan minyak goreng beberapa waktu lalu. Hal itu terjadi usai harga sawit dan produk turunannya naik di pasar dunia.

“Ini solusi. Kalau ada yang mau lebih baik, silakan saja. Saya hanya melaksanakan perintah saja. Pemerintah akan memproses hukum sejumlah pejabat dan pihak swasta yang diduga sebagai dalang kelangkaan minyak goreng,” pungkasnya. (TSA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD