IDXChannel – PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bursa Efek Indonesia (BEI) mendorong peningkatan literasi keuangan generasi muda di perguruan tinggi. Langkah ini penting dilakukan agar calon investor muda memahami kondisi dan risiko dalam berinvestasi.
Kepala Divisi Pengawasan Lembaga Jasa Keuangan 5 OJK Jawa Barat Herlina Hayati mengatakan, literasi keuangan menjadi kunci sebelum seseorang mulai berinvestasi, terutama bagi mahasiswa yang baru mengenal pasar modal.
“Sebelum berinvestasi, penting untuk memahami kondisi keuangan, risiko, serta tujuan investasi. Keputusan investasi harus dilakukan secara bijak dan terencana agar tidak menimbulkan masalah di kemudian hari,” ujar Herlina dalam diskusi “Meraup Cuan dari Saham Energi” di Universitas Katolik Parahyangan (Unpar), Bandung (10/3/2026).
Kegiatan yang dikemas dalam program Youth Seminar tersebut merupakan bagian dari upaya memperkenalkan peluang investasi di sektor energi, khususnya energi bersih, kepada kalangan mahasiswa sebagai investor masa depan.
Dari sisi pasar modal, Vice Director of Research BEI Verdi Ikhwan, menekankan pentingnya membangun kebiasaan investasi sejak dini sebagai bagian dari perencanaan keuangan yang sehat.
“Investasi menjadi penting karena inflasi terus terjadi setiap tahun. Dengan berinvestasi, nilai uang dapat berkembang dan tidak tergerus oleh kenaikan harga. Jika dilakukan secara disiplin, investasi saham dapat memberikan hasil yang optimal dalam jangka panjang melalui efek compounding,” katanya.