sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Lebih Efisien, Kemasan Kertas Didorong Jadi Solusi Industri Makanan

Economics editor Nia Deviyana
25/04/2026 11:55 WIB
Kemasan non-plastik, terutama berbasis kertas atau paperboard, sudah cukup kompetitif dan porsinya juga cukup besar, yakni sekitar 28 persen dari total kemasan
Lebih Efisien, Kemasan Kertas Didorong Jadi Solusi Industri Makanan. Foto: Freepik.
Lebih Efisien, Kemasan Kertas Didorong Jadi Solusi Industri Makanan. Foto: Freepik.

Namun, perlu diberi catatan bahwa harga kemasan aseptik dari kertas memang tidak apple to apple dengan kemasan berbahan plastik.

“Tetapi ketika dikonversi secara menyeluruh, hasilnya mungkin sama dikarenakan kemasan aseptik dari kertas tidak membutuhkan rantai pendingin (cold chain) dan kulkas untuk penyimpanan, dan bahan baku kertasnya cukup stabil,” ujar Merrijantij.

Kebutuhan nasional akan kemasan aseptik diperkirakan mencapai sekitar 8,3 miliar kemasan per tahun, dengan sekitar 4,8 miliar di antaranya berasal dari segmen susu dan produk dairy, serta sisanya dari minuman berbasis teh dan kopi dan tanaman berbasis tumbuhan seperti santan, oat milk, kacang hijau dll (plant based). 

“Ke depan, Kemenperin akan terus mendukung transformasi industri melalui berbagai kebijakan, termasuk pemberian insentif untuk modernisasi teknologi dan pengembangan industri berkelanjutan. Pemanfaatan kemasan alternatif berupa kemasan aseptik berbasis kertas menjadi salah satu langkah konkret dalam mewujudkan industri makanan minuman yang lebih inovatif, efisien, dan ramah lingkungan,” kata dia.

(NIA DEVIYANA)

Halaman : 1 2 Lihat Semua
Advertisement
Advertisement