AALI
9725
ABBA
394
ABDA
0
ABMM
1420
ACES
1220
ACST
232
ACST-R
0
ADES
3000
ADHI
1025
ADMF
7725
ADMG
198
ADRO
1815
AGAR
330
AGII
1505
AGRO
1925
AGRO-R
0
AGRS
176
AHAP
81
AIMS
456
AIMS-W
0
AISA
206
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
920
AKRA
4190
AKSI
424
ALDO
1035
ALKA
244
ALMI
250
ALTO
272
Market Watch
Last updated : 2021/12/03 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
501.87
-1.3%
-6.63
IHSG
6538.51
-0.69%
-45.31
LQ45
938.93
-1.11%
-10.56
HSI
23766.69
-0.09%
-22.24
N225
28029.57
1%
+276.20
NYSE
0.00
-100%
-16133.89
Kurs
HKD/IDR 1,845
USD/IDR 14,395
Emas
819,409 / gram

Lewat GIIAS 2021, Gaikindo Ajak Masyarakat Beli Mobil Sebelum Harga Naik di 2022

ECONOMICS
Iqbal Dwi Purnama
Jum'at, 22 Oktober 2021 10:08 WIB
Ketika PPN naik menjadi 11% yang akan berlaku pada Januari mendatang, akan berpengaruh terhadap harga jual mobil di pasar.
Lewat GIIAS 2021, Gaikindo Ajak Masyarakat Beli Mobil Sebelum Harga Naik di 2022
Lewat GIIAS 2021, Gaikindo Ajak Masyarakat Beli Mobil Sebelum Harga Naik di 2022

IDXChannel - Ketua III Gaikindo sekaligus Ketua Penyelenggara Pameran GIIAS (Gaikindo Indonesia International Auto Show), Rizwan Alamsjah mengatakan berlakunya Peraturan Pemerintah Nomor 74 Tahun 2021 akan berpengaruh terhadap penjualan mobil.

Sebelumnya PP Nomor 74 2021 berisi tentang Barang Kena Pajak yang Tergolong Mewah Berupa Kendaraan Bermotor yang Dikenai Pajak Penjualan atas Barang Mewah sebagai perubahan dari Peraturan Pemerintah Nomor 73 Tahun 2019.

"Untuk kendaraan-kendaraan LCGC yang tadinya mendapat PPnBM DTP 0%, tapi dengan adanya PP 74, maka harganya akan naik, semoga Kementerian Perindustrian bisa segera memberikan jawaban atas persoalan ini," ujar Rizwan dalam Konferensi Pers GIIAS 2021, Kamis (21/10/2021).

Menurut Rizwan ketika PPN naik menjadi 11% yang akan berlaku pada Januari mendatang, akan berpengaruh terhadap harga jual mobil di pasar. Untuk itu melalui pameran ini masyarakat bisa mempertimbangkan untuk membeli kendaraan sebelum berlakunya PPN 11% pada Januari mendatang.

"Justru pergunakan pameran ini kalau misalnya ada yang mau beli mobil, karena pada Januari nanti, kendaraan-kendaraan yang di cover PPnBM DTP seperti Avanza, Xenia, dan lain-lain pasti (harganya) akan lompat," sambung Rizwan.

Rizwan menjelaskan saat ini merupakan momentum yang tepat untuk masyarakat membeli mobil, karena saat ini pemerintah masih memberikan PPnBM DTP 100% hingga akhir tahun untuk jenis kendaraan dengan kapasitas mesin 1500 CC kebawah dan 1500 sampai 2500 CC untuk kendaraan dengan Tingkat Komponen Dalam Negeri-nya 60%.

Melalui pameran ini, dirinya juga berharap dapat menjadi tolak ukur kebangkitan ekonomi Indonesia pasca pandemi Covid-19. Untuk itu masyarakat pun diajak untuk memanfaatkan peluang ini untuk membeli kendaraan dalam acara GIIAS 2021.

"Jadi melalui pameran ini kita justru memanfaatkan peluang Industri otomotif, mengenai tahun depan seperti apa dengan adanya PPnBM DTP kita pikirkan lagi pola-polanya, mudah-mudahan bisa," tuturnya.

GIIAS 2021 akan digelar pada 11-21 November di ICE, BSD City, Tangerang. Pameran tersebut dapat dihadiri pengunjung secara langsung dengan protokol kesehatan ketat.

Untuk tiket masuk GIIAS 2021 hanya tersedia di aplikasi GIIAS Auto360 dengan kehadiran pengunjung dibagi dalam tiga sesi setiap harinya guna memastikan tidak ada kerumunan pada di area pameran.

Pameran itu akan diikuti sebanyak 24 jenama kendaraan, termasuk mobil penumpang dan komersial antara lain Audi, BMW, Daihatsu, DFSK, Hino, Honda, Hyundai, Isuzu, KIA, Lexus, Mazda, MG, Mini, Mitsubishi Motors, Nissan, Renault, Suzuki, Toyota, VW, dan Wuling. (NDA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD