AALI
9800
ABBA
188
ABDA
0
ABMM
2360
ACES
780
ACST
170
ACST-R
0
ADES
7375
ADHI
815
ADMF
8100
ADMG
177
ADRO
2970
AGAR
318
AGII
1950
AGRO
765
AGRO-R
0
AGRS
122
AHAP
57
AIMS
254
AIMS-W
0
AISA
152
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1640
AKRA
1060
AKSI
294
ALDO
855
ALKA
294
ALMI
292
ALTO
228
Market Watch
Last updated : 2022/06/24 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
544.03
0.56%
+3.01
IHSG
7042.94
0.64%
+44.67
LQ45
1018.99
0.57%
+5.77
HSI
21719.06
2.09%
+445.19
N225
26491.97
1.23%
+320.72
NYSE
14402.12
0.34%
+49.32
Kurs
HKD/IDR 1,889
USD/IDR 14,845
Emas
873,761 / gram

Manfaatkan Konten di TikTok, Sandiaga Uno Ciptakan Peluang Ekraf Tanah Air

ECONOMICS
Novi Fauziah
Senin, 27 Desember 2021 19:20 WIB
Media sosial seperti TikTok, saat ini tengah digandrungi oleh sebagian masyarakat baik di Indonesia, maupun negara lainnya.
TikTok
TikTok

IDXChannel - Media sosial seperti TikTok, saat ini tengah digandrungi oleh sebagian masyarakat baik di Indonesia, maupun negara lainnya. Tak hanya sekadar sebagai hiburan dengan berjoged atau meluapkan ekspresi lainnya, paltform ini juga dimanfaatkan sebagai peluang baru kekinian, terutama di industri ekonomi kreatif (ekraf).

Hal tersebut juga dirasakan oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno. Saat melakukan pertemuan virtual dengan Bowo Alpenliebe, remaja yang sempat viral di aplikasi tersebut.

"Mas Menteri ikutan tren bikin TikTok mulai dari tahun berapa?" tanya Bowo seperti dikutip dari akun Instagram @sandiagauno.

Kemudian Sandiaga menjawab, ia mulai memasuki aplikasi kekinian tersebut pada Januari 2020 lalu. Meskipun kala itu tengah booming konten-konten joged, namun ia melihatnya dengan perspektif yang berbeda.

"Ini bisa gede banget karena platformnya efektif. Nah kalau paltformnya efektif, kita bisa sisipkan pesan-pesan dengan gaya kekinian tapi yang membangkitkan semangat," ujar Sandiaga Uno.

Sandiaga memberikan contoh, seperti anak-anak muda yang ingin memulai usaha dan diberikan semangat melalui konten-konten menarik di aplikasi tersebut.

Ia melanjutkan, bahwa hal tersebut terbukti kini TikTok tidak hanya diisi oleh konten joged saja. Namun terdapat juga konten bisnis, investasi, kebangkitan ekonomi hingga memberikan edukasi dan informasi yang bermanfaat.

Terlebih di masa sulit atau sejak pandemi Covid-19 yang melanda dunia, termasuk Indonesia, malahan bermunculan anak-anak muda menciptakan peluang di bidang ekraf sekaligus menunjukkan kebangkitan ekonomi di tengah-tengah masyarakat.

"Jadi buat saya fenomena ini adalah peluang usaha," katanya.

(NDA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD