Tak hanya bantuan logistik dan santunan,
Mentan juga meminta percepatan penanganan sungai untuk mencegah dampak bencana kembali terjadi. Ia memanggil Kepala Balai Wilayah Sungai dan meminta agar sungai-sungai kecil yang masih dangkal segera dinormalisasi menggunakan ekskavator.
“Cari sungai-sungai kecil yang masih dangkal. Pakai ekskavator. Kalau tidak punya biaya solar, hubungi saya. Saya mau nanti kalau kembali ke sini, masalah sungai sudah beres,” katanya.
Untuk mendukung pemulihan sektor pertanian masyarakat, Mentan juga menyerahkan bantuan 10 unit hand traktor kepada pemerintah kecamatan. Dari jumlah tersebut, tiga unit merupakan bantuan dari Ketua DPR RI. Bantuan alat mesin pertanian tersebut dijadwalkan tiba dalam waktu sekitar satu minggu.
Selain itu, Mentan meminta Kepala Dinas terkait segera mengirimkan surat pengajuan agar masyarakat terdampak dapat memperoleh bantuan benih gratis dari pemerintah pusat. Bantuan tersebut meliputi benih padi, benih jagung, gabah, hingga bibit perkebunan seperti kakao dan kopi.
“Kepala Dinas segera kirim surat. Ada benih gratis dari pusat, ada benih padi, benih jagung, termasuk kakao dan kopi. Semua kita bantu untuk percepatan pemulihan masyarakat,” ujar