Suahasil menilai momentum tersebut perlu dijaga melalui pengelolaan ekonomi yang prudent. Pemerintah juga berharap aliran modal asing ke depan tidak hanya masuk melalui SBN dan SRBI, tetapi turut mengalir ke pasar modal Indonesia.
Dalam kesempatan tersebut, Suahasil mengatakan kondisi fundamental ekonomi Indonesia masih cukup terjaga. Cadangan devisa dan neraca perdagangan dinilai masih memadai, sementara pertumbuhan kredit juga masih berjalan baik.
"Ekonomi domestik kita itu juga masih cukup resilient, kita lihat keyakinan konsumen masih cukup tinggi, konsumsi masyarakat yang tengah atas juga masih cukup tinggi, penjualan mobil dan motor juga tumbuh positif," tuturnya.
Dia menambahkan, kondisi manufaktur serta kepercayaan terhadap perekonomian menjadi faktor yang perlu terus dijaga agar ekonomi Indonesia tetap tumbuh secara sehat di tengah ketidakpastian global.
(NIA DEVIYANA)