AALI
12150
ABBA
188
ABDA
6250
ABMM
3030
ACES
980
ACST
159
ACST-R
0
ADES
5800
ADHI
690
ADMF
8075
ADMG
179
ADRO
3120
AGAR
330
AGII
1985
AGRO
920
AGRO-R
0
AGRS
125
AHAP
63
AIMS
244
AIMS-W
0
AISA
155
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
935
AKRA
1015
AKSI
350
ALDO
895
ALKA
292
ALMI
290
ALTO
196
Market Watch
Last updated : 2022/05/25 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
541.79
-0.27%
-1.48
IHSG
6890.73
-0.34%
-23.41
LQ45
1013.70
-0.22%
-2.23
HSI
20079.32
-0.16%
-32.78
N225
26713.08
-0.13%
-35.06
NYSE
15290.38
1.69%
+254.51
Kurs
HKD/IDR 1,866
USD/IDR 14,657
Emas
876,842 / gram

Nasib PTM di Tengah Omicron, Wapres: Kalau Meninggi Akan Kita Perketat

ECONOMICS
Fahreza Rizky
Jum'at, 21 Januari 2022 15:01 WIB
Pemerintah telah menetapkan untuk menyelenggarakan pertemuan tatap muka (PTM) secara 100 persen di sekolah.
Nasib PTM di Tengah Omicron, Wapres: Kalau Meninggi Akan Kita Perketat. (Foto: MNC Media)
Nasib PTM di Tengah Omicron, Wapres: Kalau Meninggi Akan Kita Perketat. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Pemerintah telah menetapkan untuk menyelenggarakan pertemuan tatap muka (PTM) secara 100 persen di sekolah. Namun, pelaksanaan tersebut justru terjadi tidak lama setelah varian Omicron mulai mengancam menyebar di Tanah Air.

Wakil Presiden Ma'ruf Amin mengatakan, PTM 100 persen di sekolah memiliki fleksibilitas dan akan disesuaikan dengan kondisi terkini yang dihadapi.

"Semua itu kan sesuai dengan tantangan yang kita hadapi. Kalau terjadi [kasus)] meninggi ya tentu akan kita perketat. Kalau sudah turun baru kita longgarkan termasuk PTM,” ujar Ma'ruf dikutip dari laman resmi Wakil Presiden pada Jumat (21/1/2022).

Menurut Ma'ruf hingga kini aturan fleksibilitas PTM di sekolah masih belum diubah. Namun kebijakan tersebut bisa saja berubah mengikuti dinamika Covid yang terjadi.

“Jadi sampai hari ini memang belum diubah peraturannya, tapi kalau ada sesuatu maka kemudian kita akan segera sesuaikan,” tambahnya.

Sehingga, lanjut Wapres, terdapat kemungkinan adanya perbedaan kebijakan di daerah seperti halnya kebijakan tentang PPKM, menyesuaikan dengan kondisi wilayah setempat.

“Kita akan terus sesuaikan dengan kondisi. Apabila situasi masih terkendali, tidak apa 100 persen. Tapi daerah-daerah tertentu mungkin ya itu akan kita sesuaikan nanti,” ungkap Wapres.

“[Penyebaran] Omicron yang tinggi kan tidak semua daerah. Nah, mungkin kita akan lihat beberapa waktu ini terutama memasuki Februari yang diduga akan terjadi lonjakan. Akan kita sesuaikan terus,” pungkasnya. (TYO)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD