sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Neraca Pembayaran Indonesia Defisit USD900 Juta di Triwulan II-2026, CAD Melebar

Economics editor Nia Deviyana
21/08/2026 11:27 WIB
Defisit transaksi berjalan atau Current Account Deficit (CAD) pada triwulan II-2026 tercatat sebesar USD12,5 miliar (3,3 persen dari PDB).
Neraca Pembayaran Indonesia Defisit USD900 Juta di Triwulan II-2026, CAD Melebar. Foto: iNews Media Group.
Neraca Pembayaran Indonesia Defisit USD900 Juta di Triwulan II-2026, CAD Melebar. Foto: iNews Media Group.

Selain itu, defisit neraca pendapatan primer meningkat sejalan dengan pembayaran pendapatan primer sedangkan surplus neraca pendapatan sekunder relatif stabil dibandingkan capaian pada triwulan I-2026. 

Dengan kondisi tersebut, defisit transaksi berjalan atau Current Account Deficit (CAD) pada triwulan II-2026 tercatat sebesar USD12,5 miliar (3,3 persen dari PDB), melebar dibandingkan dengan defisit pada triwulan sebelumnya sebesar USD3,6 miliar (1,0 persen dari PDB).

Transaksi modal dan finansial mencatat surplus didukung oleh peningkatan aliran masuk investasi langsung dan investasi portofolio sehingga dapat menopang NPI. Investasi langsung mencatat surplus yang lebih tinggi dibandingkan dengan surplus pada triwulan sebelumnya dipengaruhi oleh terjaganya persepsi positif investor terhadap prospek perekonomian dan iklim investasi domestik.

Investasi portofolio juga mencatat surplus yang meningkat seiring kenaikan imbal hasil instrumen keuangan domestik. Sementara itu, investasi lainnya mencatat defisit yang lebih rendah. Dengan perkembangan tersebut, transaksi modal dan finansial mencatat surplus sebesar USD12,0 miliar pada triwulan II-2026, setelah pada triwulan I-2026 mengalami defisit sebesar USD4,8 miliar.

Ke depan, prospek NPI diprakirakan tetap baik sehingga mendukung ketahanan eksternal. Defisit transaksi berjalan diprakirakan lebih rendah didukung perbaikan prospek ekspor sejalan kenaikan harga komoditas global, termasuk harga komoditas unggulan ekspor Indonesia, dan dampak positif penurunan tarif resiprokal Amerika Serikat (AS). 

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement