IDXChannel - Organisasi Negara-Negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan sekutunya, yang dikenal sebagai OPEC+, memutuskan untuk menghentikan sementara peningkatan produksi minyak pada Oktober 2026.
Dilansir dari Xinhua pada Senin (7/9/2026), keputusan tersebut diambil setelah pertemuan virtual negara anggota OPEC+ pada Minggu.
Negara anggota utama OPEC+ terdiri dari Arab Saudi, Rusia, Irak, Kuwait, Kazakhstan, Aljazair, dan Oman.
"Ketujuh negara peserta memutuskan untuk mempertahankan level produksi," kata kelompok tersebut dalam pernyataannya.
Keputusan ini diambil di tengah berlanjutnya perang antara Iran dan Amerika Serikat (AS) di kawasan Teluk dan Selat Hormuz. Konflik tersebut menghambat ekspor minyak dari kawasan Teluk dan mengurangi kemampuan OPEC+ untuk memengaruhi harga minyak dunia.
Sebelumnya, ketujuh negara kunci OPEC+ telah meningkatkan produksi minyak setiap bulan sejak April 2026.
OPEC mengatakan ketujuh negara tersebut akan kembali menggelar pertemuan pada 4 Oktober untuk meninjau kondisi pasar yang terbaru. (Wahyu Dwi Anggoro)