IDXChannel - Venezuela sedang mempertimbangkan untuk keluar dari Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC), sebuah langkah yang dapat semakin melemahkan pengaruh produsen minyak tersebut terhadap pasar global.
Berdasarkan laporan Bloomberg News pada Kamis, mengutip sumber-sumber yang mengetahui masalah tersebut, gagasan keluarnya Venezuela dari OPEC telah dibahas dengan para pejabat AS. Meskipun belum ada keputusan akhir yang diambil.
Langkah keluar ini akan menandai perubahan besar bagi Venezuela, salah satu dari lima negara pendiri OPEC pada 1960 yang memainkan peran sentral dalam pembentukannya.
Potensi keluarnya Venezuela ini muncul di tengah upaya Washington untuk mempererat hubungan dengan Caracas dan menegosiasikan akses jangka panjang terhadap cadangan minyak Venezuela. Pembicaraan tersebut mencakup kemungkinan sewa selama 100 tahun atas beberapa ladang minyak, lapor Bloomberg.
Venezuela memproduksi sekitar 1,16 juta barel per hari pada Juli—menurut survei Bloomberg—jumlah yang kurang dari separuh tingkat produksinya satu dekade lalu. Oleh karena itu, keluarnya negara tersebut hanya akan berdampak terbatas dalam jangka pendek terhadap pasar minyak global.