AALI
8525
ABBA
580
ABDA
0
ABMM
1480
ACES
1350
ACST
250
ACST-R
0
ADES
2940
ADHI
880
ADMF
7675
ADMG
220
ADRO
1335
AGAR
370
AGII
1300
AGRO
2390
AGRO-R
0
AGRS
254
AHAP
63
AIMS
344
AIMS-W
0
AISA
206
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
590
AKRA
3880
AKSI
430
ALDO
720
ALKA
238
ALMI
242
ALTO
322
Market Watch
Last updated : 2021/09/17 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
459.02
0.03%
+0.16
IHSG
6133.25
0.38%
+23.30
LQ45
862.44
-0.03%
-0.26
HSI
24920.76
1.03%
+252.91
N225
30500.05
0.58%
+176.71
NYSE
16576.77
-0.3%
-50.11
Kurs
HKD/IDR 1,825
USD/IDR 14,220
Emas
805,205 / gram

Orang dengan Gangguan Jiwa Divaksin Covid-19, Menkes: Ini Pertama Kali!

ECONOMICS
Muhammad Sukardi
Senin, 07 Juni 2021 17:54 WIB
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mencanangkan pemberian vaksin Covid-19 bagi penyandang disabilitas, baik disabilitas fisik maupun mental.
MNC Media

IDXChannel - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mencanangkan pemberian vaksin Covid-19 bagi penyandang disabilitas, baik disabilitas fisik maupun mental. Vaksinasi untuk kelompok ini pun sudah dimulai sejak 1 Juni 2021.

Menurut Menkes Budi, pemberian prioritas vaksinasi Covid-19 kepada kelompok orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) karena mereka dinilai memiliki banyak komorbid yang sulit mereka utarakan. Sehingga, amat penting pemberian vaksinasi bagi mereka.

"Ini pertama kali kami memberikan vaksin khusus ke Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ). ODGJ umumnya komorbidnya banyak, karena mereka tidak bisa menceritakan dengan terbuka apa yang mereka rasakan. Oleh karena itu saya rasa bagus bisa mulai memberikan prioritas kepada orang yang dengan gangguan jiwa," jelas Menkes Budi, beberapa waktu lalu.

ODGJ sendiri bisa mendapatkan pelayanan vaksinasi di seluruh fasilitas kesehatan atau sentra vaksinasi manapun dan tidak terbatas pada alamat domisili KTP. Hal ini sesuai dengan Surat Edaran Menteri Kesehatan No. HK.02.01/MENKES/598/2021 Tentang Percepatan Pelaksanaan Vaksinasi COVID-19 Bagi Masyarakat Lanjut Usia, Penyandang Disabilitas, Serta Pendidik, dan Tenaga Pendidikan.

Vaksinasi berjalan dengan adanya kerjasama dengan komunitas, organisasi lokal, dan pihak swasta untuk melakukan mobilisasi masyarakat lanjut usia dan penyandang disabilitas, mendaftarkan, dan mengatur transportasi antar jemput masyarakat lanjut usia dan penyandang disabilitas ke fasilitas pelayanan kesehatan tempat pelayanan vaksinasi COVID-19.

Kerjasama dengan Kementerian Sosial dan Dukcapil juga berjalan untuk proses vaksinasi di Panti milik Kemensos serta pendataan bagi Kaum ODGJ terlantar yang tidak memiliki Nomor Induk Kependudukan (NIK).

"Jika kamu memiliki anggota keluarga penyandang disabilitas, yuk bantu dan dampingi mereka untuk mendapatkan vaksinasi Covid-19 di faskes maupun sentra vaksinasi terdekat di kotamu, ya," tulis admin Kementerian Kesehatan di Instagram.

(IND) 

Rekomendasi Berita
Berita Terkait
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD