AALI
12225
ABBA
194
ABDA
6250
ABMM
2950
ACES
985
ACST
159
ACST-R
0
ADES
6200
ADHI
715
ADMF
8075
ADMG
181
ADRO
3160
AGAR
332
AGII
2050
AGRO
920
AGRO-R
0
AGRS
124
AHAP
63
AIMS
250
AIMS-W
0
AISA
152
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1160
AKRA
1015
AKSI
374
ALDO
945
ALKA
308
ALMI
280
ALTO
204
Market Watch
Last updated : 2022/05/27 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
539.29
0%
0.00
IHSG
6883.50
0%
0.00
LQ45
1009.51
0%
0.00
HSI
20697.36
2.89%
+581.16
N225
26781.68
1.44%
+378.84
NYSE
0.00
-100%
-15035.87
Kurs
HKD/IDR 1,866
USD/IDR 14,657
Emas
875,693 / gram

Pagi Ini, TNI Akan Beri Keterangan Soal Polemik Vaksin Nusantara

ECONOMICS
Riezky Maulana
Senin, 19 April 2021 06:14 WIB
Tentara Nasional Indonesia (TNI) akan menyampaikan keterangan terkait polemik Vaksin Nusantara pada Senin (19/4/2021) hari ini, dengan menggelar konferensi pers
Pagi Ini, TNI Akan Beri Keterangan Soal Polemik Vaksin Nusantara. (Foto: MNC Media)
Pagi Ini, TNI Akan Beri Keterangan Soal Polemik Vaksin Nusantara. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Tentara Nasional Indonesia (TNI) akan menyampaikan keterangan terkait polemik Vaksin Nusantara pada Senin (19/4/2021) hari ini, dengan menggelar konferensi pers. Jajaran kesehatan TNI akan menggelar konferensi persnya di Mabes TNI Cilangkap Jakarta Timur sekira pukul 08.30 WIB.

"Akan melaksanakan konferensi pers terkait Vaksin Nusantara Covid-19," tulis surat undangan yang diterima MNC Media dari Kabidpenum Puspen TNI, Kolonel Laut (KH) Edys Riyanto, Minggu (18/4/2021).

Sejumlah pejabat kesehatan TNI dijadwalkan akan hadir pada hari ini, yaitu Kepala Pusat Kesehatan (Kapuskes), Mayjen TNI Tugas Ratmono; Kepala RSPAD Gatot Soebroto, Letjen TNI Albertus Budi Sulistya; dan para Kadiskes angkatan. Selain itu, Kapuspen TNI, Mayjen Achmad Riad, turut akan turut hadir.

Sebagaimana diketahui, kontroversi mengenai vaksin Nusantara menyeruak ke publik setelah uji klinik fase kedua vaksin garapan eks Menkes, Terawan Agus Putranto, tetap dilanjutkan meskipun belum mendapatkan izin atau Persetujuan Pelaksanaan Uji Klinik (PPUK) dari BPOM. 

Sejumlah anggota Komisi IX DPR serta beberapa tokoh publik turut menjadi relawan dalam pengembangan vaksin. Sampel darah mereka mulai diambil di RSPAD Gatot Soebroto pada hari Rabu lalu. (TYO)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD