Kepala negara secara eksplisit menginstruksikan agar disiplin anggaran tetap ditegakkan di tengah bergulirnya agenda strategis pemerintah. Kondisi kas negara yang bugar dipandang sebagai prasyarat mutlak agar program unggulan kabinet dapat terlaksana tanpa menimbulkan risiko fiskal berlebih.
"Arahan khusus dari Presiden adalah menjaga kesehatan dan kredibilitas keuangan negara, sehingga APBN harus sehat agar bisa menjalankan program-program prioritas pemerintah," kata Suahasil.
Menurutnya, jajaran birokrasi di Kemenkeu yang selama ini telah bekerja keras akan mempertahankan ritme kerja dalam menavigasi dinamika perekonomian. Integritas data anggaran dan akuntabilitas menjadi fondasi penting untuk memastikan kebijakan fiskal berfungsi optimal.
Kepercayaan pelaku usaha domestik maupun global dinilai sangat bergantung pada transparansi dan konsistensi tata kelola anggaran. Desain instrumen fiskal ke depan disiapkan bukan sekadar sebagai alat penahan risiko eksternal, melainkan juga motor penggerak bagi ekspansi dunia usaha.
"APBN itu selain harus sehat juga harus kredibel dan dapat dipercaya, sehingga nantinya bisa menumbuhkan sekaligus betul-betul menstabilkan ekonomi Indonesia," tutur Suahasil. (Febrina Ratna Iskana)