sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Pelni Logistics Targetkan Kinerja Bongkar Muat Peti Kemas 56.482 TEus di 2026

Economics editor Iqbal Dwi Purnama
15/01/2026 09:52 WIB
Pelni Logistics, anak usaha PT PELNI (Persero), menargetkan kinerja bongkar muat peti kemas tembus 56.482 TEUs sepanjang 2026.
Pelni Logistics Targetkan Kinerja Bongkar Muat Peti Kemas 56.482 TEus di 2026. (Foto: iNews Media Group)
Pelni Logistics Targetkan Kinerja Bongkar Muat Peti Kemas 56.482 TEus di 2026. (Foto: iNews Media Group)

IDXChannel - PT PBM Sarana Bandar Nasional (PELNI Logistics), anak usaha PT PELNI (Persero), menargetkan kinerja bongkar muat peti kemas tembus 56.482 TEUs sepanjang 2026.

Direktur Utama PELNI Logistics Sukendra mengatakan target bongkar muat mencapai 56.482 TEUs itu ditopang dari penguatan bisnis captive yakni kapal penumpang, kapal tol laut, dan bisnis non-captive.

Target ini sejalan dengan strategi perusahaan dalam memperkuat peran sebagai pilar konektivitas logistik maritim nasional, khususnya dalam mendukung distribusi barang antarpulau dan pemerataan ekonomi di wilayah 3T.

"Dari bisnis captive atau kapal penumpang, bongkar muat ditargetkan mencapai 20.462 TEUs. Lalu, dari bisnis non-captive, kami menargetkan mencapai 5.168 TEUs. Sedangkan kapal tol laut dapat mencapai 30.852 TEUs. Kami berharap ini dapat tercapai sepanjang tahun," ujarnya dalam media briefing di Jakarta, Rabu (14/1/2026).

Sukendra menjelaskan, selain peti kemas, PELNI Logistics juga menargetkan pertumbuhan signifikan pada layanan general cargo, angkutan kendaraan, dan ternak sebagai bagian dari diversifikasi portofolio bisnis logistik.

Pada 2026, PELNI Logistics membidik volume general cargo mencapai lebih dari 427 ribu ton/m³, yang berasal dari layanan bongkar muat kapal tol laut, kapal penumpang, serta pengelolaan kargo non-captive.

Sementara itu, untuk angkutan kendaraan, perusahaan menargetkan pengelolaan mencapai 14.464 unit, seiring meningkatnya mobilitas logistik dan distribusi kendaraan antarpulau.

Di segmen angkutan ternak, PELNI Logistics menargetkan pengangkutan mencapai 13.207 ternak sepanjang 2026. Layanan ini menjadi bagian penting dari dukungan perusahaan terhadap ketahanan pangan nasional dan konektivitas logistik komoditas strategis, khususnya dari wilayah timur Indonesia.

Dari sisi infrastruktur, PELNI Logistics terus memperkuat kapasitas depo peti kemas sebagai tulang punggung operasional. Pada 2026, perusahaan menargetkan dapat mengoperasikan depo container di Jakarta, Surabaya, dan Bitung dengan menampung kapasitas lebih dari 17 ribu TEUs.

Optimalisasi depo dilakukan melalui peningkatan standar layanan, digitalisasi pengelolaan, serta penambahan dan peremajaan armada container.

Dengan jaringan 39 cabang, 12 terminal point, serta pengalaman lebih dari tiga dekade di sektor bongkar muat dan logistik maritim, PELNI Logistics optimistis dapat terus meningkatkan kontribusi terhadap sistem logistik nasional yang efisien, andal, dan inklusif.

(Febrina Ratna Iskana)  

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement