sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

CIPS Ungkap RI Bisa Kehilangan Tambahan Produksi CPO 4,73 Juta Ton

Economics editor Rohman Wibowo
24/06/2026 20:15 WIB
Peneliti dan Analis Kebijakan Senior CIPS mengatakan Indonesia juga berisiko kehilangan potensi tambahan produksi minyak sawit mentah sebesar 4,73 juta ton.
CIPS Ungkap RI Bisa Kehilangan Tambahan Produksi CPO 4,73 Juta Ton (Foto: Ilustrasi)
CIPS Ungkap RI Bisa Kehilangan Tambahan Produksi CPO 4,73 Juta Ton (Foto: Ilustrasi)

IDXChannel - Indonesia berpotensi kehilangan tambahan Produk Domestik Bruto (PDB) sebesar Rp70,3 triliun apabila berbagai hambatan yang dihadapi petani sawit swadaya tidak segera diselesaikan. Hal tersebut terungkap dalam riset terbaru Center for Indonesian Policy Studies (CIPS) yang menyoroti rendahnya produktivitas petani sawit mandiri di Indonesia.

Peneliti dan Analis Kebijakan Senior CIPS, Rahmad Supriyanto, mengatakan Indonesia juga berisiko kehilangan potensi tambahan produksi minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO) sebesar 4,73 juta ton, serta potensi tambahan nilai ekspor mencapai USD718,5 juta.

"Rendahnya produktivitas petani sawit swadaya tidak hanya membatasi peningkatan pendapatan petani, tetapi juga membatasi potensi pertumbuhan ekonomi yang dapat dihasilkan sektor kelapa sawit," ujar Rahmad dalam keterangannya, Rabu (24/6/2026).

Berdasarkan data Kementerian Pertanian tahun 2026, petani sawit swadaya menguasai hampir 41 persen dari total lahan sawit nasional dan menyumbang sekitar 35 persen-40 persen produksi tandan buah segar (TBS) Indonesia.

Namun demikian, produktivitas lahan yang dikelola petani mandiri tersebut baru mencapai 26,5 persen dari kapasitas maksimalnya. Menurut Rahmad, rendahnya produktivitas tersebut mencerminkan kompleksitas tantangan yang masih dihadapi petani sawit di lapangan.

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement