sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

CIPS Ungkap RI Bisa Kehilangan Tambahan Produksi CPO 4,73 Juta Ton

Economics editor Rohman Wibowo
24/06/2026 20:15 WIB
Peneliti dan Analis Kebijakan Senior CIPS mengatakan Indonesia juga berisiko kehilangan potensi tambahan produksi minyak sawit mentah sebesar 4,73 juta ton.
CIPS Ungkap RI Bisa Kehilangan Tambahan Produksi CPO 4,73 Juta Ton (Foto: Ilustrasi)
CIPS Ungkap RI Bisa Kehilangan Tambahan Produksi CPO 4,73 Juta Ton (Foto: Ilustrasi)

Padahal, sertifikasi dinilai dapat menjadi instrumen penting untuk meningkatkan standar budidaya, memperkuat kelembagaan petani, meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, hingga membuka akses pasar yang lebih luas.

Sementara itu, Head of Smallholders Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO), Guntur Cahyo Prabowo, menilai sertifikasi tidak seharusnya dipandang sekadar sebagai persyaratan pasar. Menurutnya, sertifikasi merupakan bagian dari ekosistem yang dapat meningkatkan kompetensi, produktivitas, serta daya saing jangka panjang petani sawit swadaya. 

Ia menambahkan, banyak petani mandiri tertinggal bukan karena kurangnya kemauan untuk berkembang, melainkan akibat fenomena passive exclusion atau eksklusi pasif, yakni kondisi ketika regulasi, mekanisme pasar, dan kelembagaan yang ada lebih menguntungkan kelompok petani yang telah mapan dibandingkan membantu petani lain untuk berkembang.

"Seiring ekspektasi pasar global yang terus berkembang, Indonesia memiliki peluang untuk mengurangi passive exclusion dengan membantu lebih banyak petani swadaya agar siap tidak hanya memenuhi standar, tetapi juga mampu bersaing, sekaligus membuktikan bahwa pertumbuhan masa depan dapat dicapai tanpa bergantung pada perluasan lahan," ujar Guntur.

(Shifa Nurhaliza Putri)

Halaman : 1 2 3 Lihat Semua
Advertisement
Advertisement