sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Dua Raksasa Komponen Otomotif Disebut Mau Relokasi Pabrik ke Vietnam, Ini Kata Kemenperin

Economics editor Nia Deviyana
25/06/2026 08:30 WIB
Kementerian Perindustrian (Kemenperin) buka suara terkait dugaan relokasi perusahaan industri komponen otomotif dari Indonesia ke Vietnam.
Dua Raksasa Komponen Otomotif Disebut Mau Relokasi Pabrik ke Vietnam, Ini Kata Kemenperin. Foto: iNews Media Group.
Dua Raksasa Komponen Otomotif Disebut Mau Relokasi Pabrik ke Vietnam, Ini Kata Kemenperin. Foto: iNews Media Group.

IDXChannel - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) buka suara terkait dugaan relokasi perusahaan industri komponen otomotif dari Indonesia ke Vietnam. Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita telah memerintahkan Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika (Dirjen ILMATE) untuk menelusuri kebenaran informasi relokasi produksi PT S dan PT J serta Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) pada dua industri tersebut.

“Pada hari Minggu sore tanggal 21 Juni 2026, Bapak Menteri Perindustrian telah memerintahkan Dirjen ILMATE untuk menelusuri kebenaran informasi relokasi perusahaan industri komponen otomotif dari Indonesia ke Vietnam. Mempertimbangkan kehati-hatian dan sensifitas isu ini bagi industri dan investasi asing pada sektor industri otomotif Indonesia, maka pada hari ini kami menyampaikan temuan lapangannya pada publik,” ujar Juru Bicara Kementerian Perindustrian, Febri Hendri Antoni Arief dalam keterangan tertulis, Kamis (25/6/2026).

Berdasarkan penelusuran Dirjen ILMATE diperoleh temuan sebagai berikut: Pertama, PT J dan PT S atau PT JAI dan PT SAI sama-sama berlokasi di provinsi Jawa Timur, di mana PT JAI berlokasi di Kabupaten Pasuruan dan PT SAI berlokasi di Kabupaten Mojokerto. Kedua perusahaan tersebut juga tercatat aktif menyampaikan laporan kegiatan industri melalui Sistem Informasi Industri Nasional (SIINas) secara rutin sesuai ketentuan yang berlaku pada Permenperin 13 Tahun 2025.

Kedua, Kemenperin mendapatkan konfirmasi dari pihak perusahaan bahwa dua perusahaan industri PT JAI dan PT SAI yang muncul dalam pemberitaan relokasi fasilitas produksi dari Indonesia ke Vietnam dan PHK patut diduga memang kedua perusahaan tersebut.

Ketiga, fasilitas produksi PT JAI dan PT SAI masih beroperasi secara normal di Indonesia dan tetap menjalankan kegiatan produksi sebagaimana biasanya. Belum ada rencana relokasi fasilitas produksi dua perusahaan industri tersebut dari Indonesia ke Vietnam. Begitu juga dengan isu PHK, pihak perusahaan juga menyatakan bahwa tidak ada pengurangan tenaga kerja ataupun PHK pada fasilitas produksi mereka.

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement