AALI
10225
ABBA
474
ABDA
0
ABMM
1650
ACES
1405
ACST
262
ACST-R
0
ADES
2540
ADHI
1095
ADMF
7875
ADMG
240
ADRO
1765
AGAR
344
AGII
1530
AGRO
2130
AGRO-R
0
AGRS
214
AHAP
64
AIMS
505
AIMS-W
0
AISA
232
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
900
AKRA
4650
AKSI
570
ALDO
755
ALKA
246
ALMI
240
ALTO
294
Market Watch
Last updated : 2021/10/26 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
513.30
0.5%
+2.54
IHSG
6656.94
0.47%
+31.24
LQ45
965.04
0.39%
+3.72
HSI
26038.27
-0.36%
-93.76
N225
29106.01
1.77%
+505.60
NYSE
17169.07
0.27%
+46.83
Kurs
HKD/IDR 1,818
USD/IDR 14,150
Emas
818,997 / gram

Pembangunan Bandara Kediri, Gudang Garam (GGRM) Kembali Suntik Rp1 Triliun ke Surya Dhoho (SDHI)

ECONOMICS
Aditya Pratama/iNews
Minggu, 19 September 2021 12:30 WIB
GGRM kembali menyuntikkan dana tambahan ke perusahaan terkendali dan afiliasi Perseroan, PT Surya Dhoho Investama (SDHI).
Pembangunan Bandara Kediri, Gudang Garam (GGRM) Kembali Suntik Rp1 Triliun ke Surya Dhoho (SDHI) (FOTO:MNC Media)

IDXChannel - PT Gudang Garam Tbk (GGRM) kembali menyuntikkan dana tambahan ke perusahaan terkendali dan afiliasi Perseroan, PT Surya Dhoho Investama (SDHI). 

Hal tersebut berkaitan dengan pembangunan Bandar Udara Terpadu di Kediri, Jawa Timur. Dikutip dari keterbukaan informasi BEI, penyetoran dana tambahan dilakukan Perseroan melalui pengambilan saham-saham yang baru dikeluarkan oleh SDHI sejumlah 1 juta lembar dengan penyetoran tambahan modal sebesar Rp1 triliun sehingga modal ditempatkan dan modal disetor SDHI, yang semula Rp5 triliun menjadi Rp6 triliun sebagaimana dinyatakan dalam keputusan di luar Rapat Umum Pemegang Saham (Keputusan Sirkuler) SDHI tertanggal 17 September 2021. 

"Penyetoran modal ditempatkan dan modal disetor tersebut akan dilakukan bertahap dengan penyetoran awal sebesar Rp100 miliar pada 20 September 2021 dan sisanya disetor secara bertahap untuk seluruhnya paling lambat Desember 2021," tulis keterangan manajemen GGRM dikutip, Minggu (19/9/2021). 

Transaksi afiliasi yang bertujuan untuk meningkatkan modal SDHI tersebut dilakukan untuk mendukung kelanjutan proses pembangunan Bandar Udara Terpadu di Kediri, Jawa Timur yang dibangun oleh Perseroan melalui SDHI. 

Seperti diketahui, pembangunan Bandara Dhoho dimulai pada 15 April 2020 lalu dan diperkirakan pembangunan bandara ini akan selesai dalam waktu 2,5 tahun. 

Pada tahap awal, Bandara Dhoho akan dibangun dengan luas 13.558 meter persegi dari luas total lahan bandara 321 hektare, dengan dimensi runway 3.300 meter x 45 meter, dan dapat menampung 1,5 juta sampai 2,5 juta penumpang per tahun.

(SANDY)

Rekomendasi Berita
Berita Terkait
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD