IDXChannel - Pemberdayaan perempuan dalam ekonomi syariah menjadi kunci untuk meningkatkan produktivitas UMKM, memperkuat ekonomi keluarga serta memperkuat daya saing industri halal nasional.
Peran penting ini didukung penguatan inovasi, pemanfaatan teknologi digital, perluasan akses pembiayaan, dan pengembangan jejaring usaha.
Demikian disampaikan Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia Aida S. Budiman saat membuka Konferensi Pemberdayaan Komunitas Perempuan dan Syariah bersama Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Arifah Fauzi, dalam rangkaian Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) ke-13 Tahun 2026 di Jakarta (16/10).
Mengusung tema “Perempuan Penggerak Inovasi Ekosistem Rantai Nilai Halal", konferensi ini merupakan kolaborasi untuk memperkuat kapasitas dan jejaring pelaku usaha perempuan agar mampu mengembangkan inovasi, meningkatkan daya saing produk halal, serta memperluas akses ke pasar dan pembiayaan.
Aida menegaskan pentingnya sinergi dan transformasi digital untuk mempercepat pengembangan UMKM perempuan. Bank Indonesia mendukung upaya tersebut melalui tiga langkah strategis.
Advertisement
Pemberdayaan Perempuan dalam Ekonomi Syariah Kunci Tingkatkan Produktivitas UMKM
Pemberdayaan perempuan dalam ekonomi syariah menjadi kunci untuk meningkatkan produktivitas UMKM
Pemberdayaan Perempuan dalam Ekonomi Syariah Kunci Tingkatkan Produktivitas UMKM (FOTO:Dok Laman BI)
Follow Saluran Whatsapp IDX Channel untuk Update Berita Ekonomi
Follow
Advertisement
Advertisement