AALI
8475
ABBA
222
ABDA
6050
ABMM
4210
ACES
615
ACST
185
ACST-R
0
ADES
7225
ADHI
745
ADMF
8300
ADMG
165
ADRO
4080
AGAR
306
AGII
2250
AGRO
575
AGRO-R
0
AGRS
94
AHAP
101
AIMS
246
AIMS-W
0
AISA
177
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1620
AKRA
1415
AKSI
322
ALDO
680
ALKA
290
ALMI
388
ALTO
174
Market Watch
Last updated : 2022/10/05 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
534.54
-0.28%
-1.53
IHSG
7075.39
0.04%
+3.13
LQ45
1011.63
-0.3%
-3.01
HSI
18087.97
5.91%
+1008.46
N225
27120.53
0.48%
+128.32
NYSE
0.00
-100%
-13855.72
Kurs
HKD/IDR 1,933
USD/IDR 15,210
Emas
837,370 / gram

Pemda Bandung Barat Berharap Objek Wisata Tetap Buka Saat Nataru

ECONOMICS
Adi Haryanto
Jum'at, 19 November 2021 17:42 WIB
Nasib objek wisata di Kabupaten Bandung Barat (KBB) masih belum jelas apakah tetap bisa beroperasi atau tutup saat PPKM Level 3 nanti.
Objek wisata di kawasan Bandung Barat (MPI)
Objek wisata di kawasan Bandung Barat (MPI)

IDXChannel - Nasib objek wisata di Kabupaten Bandung Barat (KBB) masih belum jelas apakah tetap bisa beroperasi atau tutup, saat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3 pada Natal dan Tahun Baru (Nataru) nanti. 

Hal ini seiring turunnya kebijakan dari pemerintah pusat yang akan menerapkan PPKM Level 3 mulai 22 Desember 2021 hingga 2 Januari 2022. Tujuannya untuk mengantisipasi peningkatan kasus selama periode libur Nataru karena meningkatnya mobilitas warga. 

"Kami masih belum memastikan regulasi bagi tempat wisata pada saat PPKM Level 3 nanti. Tapi kami berharap, wisata tetap diperbolehkan untuk buka," kata Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud), KBB, Heri Partomo, Jumat (19/11/2021).

Heri memastikan, regulasi bagi objek wisata di KBB akan mengikuti kebijakan pemerintah pusat, mengingat PPKM Level 3 itu bersifat nasional. Keinginannya ada semacam diskresi bahwa objek wisata tetap dibuka tapi dengan syarat menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Saat ini, lanjut dia, kondisi bisnis pariwisata di KBB sedang beranjak pulih setelah dihantam pandemi COVID-19 lebih dari satu setengah tahun. Kunjungan wisatawan ke sejumlah tempat wisata khususnya di kawasan wisata Lembang mulai meningkat lagi. 

"Sekarang wisata di KBB mulai menggeliat lagi, kalau nanti ditutup lagi, bisa mundur. Tapi meski bagaimanapun, kita tetap akan mengikuti arahan pusat dalam pencegahan penularan COVID-19," tuturnya.

Sejauh ini, kata Heri, objek wisata di KBB sudah menerapkan prokes ketat pencegahan COVID-19. Bahkan hampir semua tempat wisata sudah memiliki sertifikat CHSE. Sejauh ini pun, tidak ada catatan muncul kasus COVID-19 sejak objek wisata kembali diperbolehkan untuk buka. 

"Kalau diperbolehkan buka, kami jamin objek wisata di KBB akan tetap disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan COVID-19 seperti yang selama ini sudah diterapkan," pungkasnya. (NDA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD